“Mereka bilang jangan bergerak kami polisi, katanya bertugas di Polda Sumut. Terus saya bilang, ya kalau memang orang Polda mana identitasnya,” tutur Benny.
Benny merasa sepeda motor yang ia jual tidak bermasalah. Namun kelima pria yang mengaku polisi itu memaksanya naik ke mobil.
Mereka beralasan Benny akan dibawa ke Polda Sumut. Sempat terjadi perdebatan antara Benny dan kelima orang tadi.


“Mereka bilang motor yang saya jual ini bermasalah. Saya gak mau naik ke mobil. Saya bilang ke Polsek Sunggal aja, kalau Bapak memang dari kepolisian sana, kita ngomong di sana,” urai Benny.
Istri dan Anak Terseret
Akan tetapi, salah seorang pelaku hendak menghidupkan sepeda motor korban. Namun, Benny dan istrinya menghalangi. Saat kejadian, kunci sepeda motor dan STNK nya, sempat pelaku pegang.
“Saat itu mau saya foto, terus kata orang itu, ngapain kau foto-foto katanya. Terus kata mereka, ayo kabur kabur kata kawannya itu semua,” sebut Benny
Saat itu istri Benny yang kebetulan sedang menggendong anaknya berusaha merebut kunci sepeda motor di tangan pelaku yang berada di mobil. Sementara mobil mereka terus melaju.
“Terus istri saya terpelanting, saat membawa anak. Ada terpental lebih kurang lima meter. Lalu pelaku melemparkan kunci sepeda motor dan STNK tadi,” terangnya.
Saat ini istri dan anaknya telah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
