Menggemakan ‘Baku Peduli’, Ribuan Paket Bantuan Disalurkan untuk Korban Gempa Manggarai

Ruteng, infopertama.com – Di tengah luka dan puing-puing rumah yang hancur akibat guncangan gempa bumi di Kabupaten Manggarai, semangat persaudaraan lokal kembali dipantik. Nilai baku peduli—sebuah kearifan lokal untuk saling menjaga dan menguatkan di kala sulit—menjadi narasi utama saat Anggota DPRD NTT, Boni Burhanus dan jajaran DPC Partai Gerindra Kabupaten Manggarai menyalurkan ribuan paket bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.

Salah satu titik penyaluran bantuan berada di Kampung Lehot, Desa Ndiwar, Kecamatan Lelak. Wilayah ini menjadi salah satu area terpukul paling parah, di mana deretan rumah warga rusak berat hingga rata dengan tanah.

Menghidupkan Tradisi Baku Peduli

Aksi kemanusiaan ini tak hanya membawa bahan pokok untuk menyambung hidup harian, tetapi juga pesan moral yang kuat agar warga tidak merasa berjuang sendirian. Konsep baku peduli dihadirkan untuk membakar kembali optimisme warga yang sempat drop pascabencana.

Anggota DPRD Provinsi NTT Bonifasius Burhanus menegaskan bahwa pergerakan kader di lapangan difokuskan untuk merajut kembali solidaritas sosial di tengah keprihatinan.

“Seluruh kader di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Flores, diinstruksikan untuk bergerak cepat mendampingi warga. Kehadiran kami di Lehot, Ruteng, Cibal, Langke Rembong dan Reok bukan sekadar membawa bantuan fisik, tetapi untuk memastikan api persaudaraan dan semangat baku peduli tetap menyala. Warga harus tahu bahwa mereka tidak berjalan sendirian menghadapi masa-masa sulit ini,” ujar Boni Burhanus, Selasa.

Menyisir Wilayah Terisolasi dan Terdampak Parah

Penyaluran ribuan paket bantuan ini menyasar kantong-kantong pemukiman yang membutuhkan penanganan taktis cepat. Selain bahan pangan esensial, tim tanggap bencana di lapangan juga memetakan kebutuhan mendesak lainnya seperti tempat bernaung sementara dan perlengkapan keluarga.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel