Ruteng, infopertama.com – Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng secara resmi membuka kegiatan “Kaderisasi Synergoi Paulus Angkatan 2” pada Senin, 20 Januari 2025, di Aula Novisiat SVD Komunitas Kuwu.
Program ini bertujuan untuk mencetak mahasiswa Katolik yang tangguh, berintegritas, dan memiliki karakter kepemimpinan.
Kegiatan 21 Hari untuk Membangun Karakter
Pelatihan ini berlangsung selama 21 hari di Rumah Retret Novisiat Kuwu, bersama 30 mahasiswa terpilih dari berbagai program studi Unika St. Paulus Ruteng.
Sesi Pertama: Memahami Konsep Resiliensi
Dr. Fransiskus Sawan membuka sesi pertama dengan memperkenalkan resiliensi sebagai kemampuan bertahan dan bangkit dari berbagai tantangan.
“Resiliensi bukan hanya bertahan dalam kesulitan, tetapi juga kemampuan untuk kembali bangkit lebih kuat,” ungkap Dr. Fransiskus.
Ia menekankan pentingnya pola pikir positif serta dukungan dari komunitas sebagai faktor kunci dalam membangun resiliensi.
Sesi Kedua: Inspirasi dari Rasul Paulus
Dalam sesi berikutnya, peserta dapat belajar dari perjalanan hidup Rasul Paulus yang sarat perjuangan.
Dr. Fransiskus menggambarkan tantangan seperti penganiayaan, kelelahan, hingga ancaman bahaya, termasuk pengalaman Rasul Paulus yang nyaris tenggelam dalam kapal karam (Kis. 27).
“Iman yang kokoh memungkinkan kita menghadapi segala hambatan, seperti yang diteladankan Rasul Paulus,” ujar Dr. Fransiskus.
Sesi Ketiga: Strategi Resiliensi Praktis
Sesi ketiga membekali peserta dengan cara-cara praktis untuk menghadapi tekanan akademik maupun tantangan pribadi. Strategi yang diajarkan mencakup:
– Menjaga pola pikir positif.
– Belajar dari kegagalan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





