Bahkan perintah untuk memuliakan ibu yang diulang sampai 3 kali, sebab hal ini menegaskan seorang ibu mengalami 3 kepayahan yakni hamil, melahirkan dan menyusui. Rasulullah Saw bersabda:
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ :يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ، قَالَ أَبُوْكَ
Dari Abu Hurairah Ra, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah Saw dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari dan Muslim)
Rahasia dan Makna angka 3
Jika mengkaji angka 3 sebagai sesuatu persoalan untuk dipecahkan, tentu sangat menarik. Namun hal ini nantinya sekadar ilmu mencocokkan. Sepertinya tidak ada yang menarik, namun persoalan angka dikaji akademisi. Seperti Annemarie Schimmel dalam bukunya yang berjudul The Mystery of Numbers.
Annemarie Schimmel mencoba membandingkan makna angka tiga dalam berbagai perspektif kebudayaan. Seperti pada tulisannya yang menyitir pepatah dari Jerman:
“Wenn sich ihrer zwei streiten um ein Ei, steckt’s der dritle bei”
(Ketika dua orang berkelahi untuk merebutkan sebuah telur, orang ketigalah yang akan mendapatkannya).
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







