Cepat, Lugas dan Berimbang

Martabas; Bermantra Memeroleh Kesembuhan dalam etnik Simalungun

Selain itu juga merupakan komunikasi searah yang mengandung makna kalimat sapaan religi/etnik, kalimat deklaratif, kalimat imperatif, kalimat permohonan maaf, kalimat imperatif penegasan, dan kalimat ucapan syukur dalam teks martabas.

Performansi martabas tidak terlepas dari benda-benda material yang memiliki peran penting dalam memeroleh kesembuhan. Baik itu kesembuhan secara fisik, nonfisik, dan penjagaan diri. Benda-benda material tersebut terdiri atas demban sayur, kemenyan, demban panurungi, jeruk purut, keris kecil, bunga rapai, dan telur manuk kampung.

Teks martabas merupakan teks yang mengandung verba performatif yang memiliki makna sebagai kalimat menghargai, kalimat perintah, kalimat menasehati, kalimat menginformasikan, kalimat mengakui, dan kalimat memohon. Makna setiap kalimat berperan dalam memengaruhi pendengar sehingga bersedia melakukan tindakan sesuai keinginan penutur tabas.

Indeksikalitas tekstual dan nontekstual martabas berkenaan dengan kandungan tradisi lisan guna menemukan kearifan lokal. Kandungan martabas merupakan performansi pengobatan yang memiliki fungsi utama memohon/ permohonan kesembuhan/ kesehatan.

Kearifan lokal dalam performansi martabas kemas dalam permohonan dengan tujuan memeroleh kesehatan fisik, kesehatan nonfisik, kesehatan penjagaan diri.

Secara umum, fungsi martabas sebagai sarana komunikasi penyampaian permohonan, penyampaian pengetahuan lokal terhadap generasi muda, dan sebagai media dalam menolong sesama.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN