Lewat Program Hilirisasi, Presiden Prabowo Bantu Jutaan Bibit Kopi Arabika di Manggarai

Ruteng, infopertama.com – Presiden Prabowo Subianto menekankan Program Hilirisasi fokus pada peningkatan nilai tambah komoditas perkebunan, seperti kelapa, kakao, kopi, dan pala, melalui pengolahan produk turunan.

Kebijakan ini didukung anggaran Rp9,5 triliun untuk modernisasi industri, bertujuan mencapai swasembada pangan dan menghentikan ekspor bahan mentah demi meningkatkan devisa serta kesejahteraan petani.

Melalui Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terus berkomitmen untuk mengembangkan sektor perkebunan Indonesia. Melalui program hilirisasi perkebunan yang terencana untuk pengembangan tujuh komoditas perkebunan utama yaitu kakao, kopi, kelapa, pala, lada, mente, dan tebu pada periode 2025 hingga 2027.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi tetapi juga menumbuhkan ekonomi lokal, terutama di desa-desa penghasil benih perkebunan.

Menurut Plt. Direktur Jenderal Perkebunan, Abdul Roni Angkat, sektor perkebunan Indonesia memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan dan memperkuat perekonomian nasional.

“Dengan dana yang cukup besar dan komitmen pemerintah, kami berharap pengembangan sektor ini akan membuka peluang baru, baik untuk petani maupun masyarakat desa. Hilirisasi ini bukan hanya tentang memperbaiki kualitas hasil perkebunan, tetapi juga meningkatkan daya saing produk perkebunan Indonesia di pasar global,” ujar Roni dalam keterangan tertulisnya dikutip Kami, (9/4/2026).

Penangkar Benih Perkebunan Tumbuhkan Ekonomi Desa

Tahun 2026, program ini akan mencatatkan sejarah baru dengan pembibitan yang sangat masif. Kopi, salah satu komoditi yang jadi fokus hilirisasi Kementan juga melakukan penangkaran di Iteng, kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai. Penangkaran Iteng yang dikerjakan PT. Triwana Lestari Abadi kebagian kuota 1,6 juta batang kopi atau koker dari total 38 juta Nasional 2026.

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses