Korban Jiwa Gempa Manggarai Tembus 51 Orang Pasca-Meninggalnya Basuki Yacub

Mengingat ratusan fasilitas kesehatan rusak dan 25 Puskesmas terpaksa beroperasi di luar gedung, tim HEOC mendirikan 19 unit tenda pelayanan darurat berukuran besar di titik-titik faskes terdampak agar penanganan medis warga tidak terhenti. Kendala komunikasi akibat jaringan listrik terputus dan akses jalan yang tertutup longsor pun diatasi dengan pemasangan jaringan internet satelit Starlink di sejumlah puskesmas kunci, sehingga alur rujukan medis dan pelaporan data darurat tetap berjalan secara real-time.

Kesehatan kelompok rentan juga menjadi fokus utama dalam penanganan ini. Posko Dapur Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) mulai dibangun di wilayah terdampak seperti Desa Nenu dan Desa Golo Langkok guna menjaga pasokan gizi anak-anak pengungsi. Tak hanya itu, layanan imunisasi rutin secara mobile digencarkan ke posko-posko darurat dan telah berhasil menjangkau lebih dari seribu bayi serta anak bawah dua tahun.

Pemerintah Daerah bersama tim medis terus mengimbau seluruh warga di pengungsian untuk konsisten menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta tidak ragu mendatangi posko kesehatan terdekat, baik untuk perawatan fisik maupun pemulihan kondisi psikologis pascabencana.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel