Cepat, Lugas dan Berimbang

KM dan PC Lakoni Lagu Mbah Surip; Tak Gendong ke Mana-Mana

Jakarta, infopertama.com – Masih ingatkan dengan salah satu musisi Reggae tanah air, Mbah Surip? Sekedar mengingatkan saja salah satu lagunya yang paling hit ketika itu adalah lagu ‘Tak Gendong ke Mana-Mana’. Namun kita tidak membahas makna lagu tak gendong itu, cukup aksi gendong antara Kuat Maruf dan PC saja.

Mantan pengacara Bharada Richard Eliezer (Bharada E) Deolipa Yumara membuka arah baru kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Deolipa membuat pernyataan bahwa dalang dari pembunuhan Brigadir J bukanlah Ferdy Sambo melainkan Putri Candrawathi dan Kuat Ma’ruf.

Ya, Deolipa Yumara membuka hal ini secara perlahan melalui hasil curhatan Bharada Eliezer dengannya.

Deolipa membeberkan, bahwa yang melatarbelakangi peristiwa pembunuhan Brigadir J karena adanya hubungan ‘gelap’ antara atasan dengan bawahan.

Lantaran Brigadir J mengetahui hubungan ‘gelap’ itu, mereka yang terlibat berfikir keras untuk menghabisi nyawa sang ajudan Ferdy Sambo tersebut.

Deolipa Yumara meyakini, motif Ferdy Sambo membunuh Brigadir J mulai dari adanya hasutan.

Apalagi Brigadir J tahu banyak soal Putri Candrawati termasuk Ferdy Sambo.

Menariknya, Deolipa juga mencoba membantah tudingan bahwa Brigadir J melecehkan Putri Candrawathi.

Bantahan ini berdasarkan percakapannya dengan Bharada E.

Dugaannya bahwa Brigadir J mengetahui hal-hal terlarang yang Putri Candrawathi dan Kuat Ma’ruf lakukan di Magelang.

Pada posisi itu, Bharada E juga tidak langsung merasakan apa yang terjadi tapi dia sedang berpikir. Apa sebenarnya yang terjadi antara Kuat Ma’ruf dengan nyonya besar itu.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN