Keren, Skor Numerasi 64 Siswa Peserta Pelatihan Gasing Naik 3 hingga 4 Poin

Tak hanya siswa, guru-guru peserta pelatihan Gasing pun demikian. Secara akademik, guru-gurunya sudah keren tapi awalnya masih malu, sosok yang mungkin menjadi musuh bagi murid.

Namun, sekarang setelah pelatihan semuanya berubah, mereka mendapatkan metode baru, metode kreatif dan akan terus berinovasi, berkreasi agar para guru gasing ini menjadi sahabat, menjadi teman yang asyik buat para muridnya.

Vian Yeterman, Salah satu peserta Guru pada pelatihan Gasing di Manggarai mendapatkan sertifikat yang diserahkan langsung oleh Bupati Herybertus Nabit

Ketika mereka sudah bisa menjadi sahabat, menjadi teman yang asyik bagi siswa, diharapkan pelajaran matematika dengan metode gasing juga ikut sesuatu yang asyik, yang menyenangkan juga bagi para siswa atau murid.

Pengimbasan Gasing ke Seluruh Guru dan Siswa di Manggarai

Sementara itu, kepala Dinas PPO Manggarai, Wenselaus Sedan menegaskan pengimbasan metode gasing ini kepada semua guru dan siswa di Manggarai.

Tidak hanya guru Matematika yang mengenal metode Gasing, tetapi harapannya nanti semua guru dalam proses pembelajaran di sekolah menerapkan atau mengadaptasi metode Gasing.

“Esensinya bukan di 15 hari pelatihan, tapi bagaimana selesai kegiatan ini pola atau proses pengimbasan atau diseminasi itu jalan. Kami sebagai pejabat dinas teknis yang mengurus hal ini berkomitmen untuk melakukan pengimbasan dengan pola tiga (3) zona di awal tahun ajaran (masa Orentasi).” Ungkap Kadis Wens.

Ia menjelaskan pembagian 3 zona itu yakni zona Reok yang mengakomodasi empat kecamatan, Reok, Reok Barat, Cibal dan Cibal Barat. Lalu, Zona Langke Rembong yang mengakomodasi Langke Rembong, kecamatan Ruteng, Wae Ri’i dan Rahong Utara.

“Kemudian zona tiga yang berpusat di Narang yang mengakomodasi Satar mese Raya yakni kec. Sata Mese, Satar Mese Barat, Satar Mese Utara dan Lelak.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel