Kepala SMPN 2 Rahong Utara Sebut Pemberitaan Guru AJ sebagai Opini Menyesatkan, Warga Wajur Siap Berikan Informasi

Kepala SMPN 2 Rahong Utara saat menghadap ke Dinas PPO Kabupaten Manggarai (Foto: FB Kornelis Manggur)

Warga Duga Ada “Backup” di Dinas PPO

Persoalan tersebut juga memunculkan dugaan lain dari sejumlah warga. Mereka menduga terdapat oknum pegawai di lingkungan Dinas PPO Manggarai yang selama ini memberikan perlindungan kepada AJ.

“Kami tahu oknum Guru AJ punya backup di Dinas PPO Manggarai,” ujar salah seorang warga.

Warga tidak menjelaskan secara terbuka siapa oknum yang dimaksud. Mereka menyatakan dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan yang objektif.

Karena itu, warga meminta agar persoalan kehadiran AJ tidak hanya dilihat berdasarkan klarifikasi internal sekolah, tetapi juga diverifikasi melalui data absensi, surat izin, tugas kedinasan, serta keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui keberadaan AJ di luar sekolah.

Tudingan mengenai adanya oknum di Dinas PPO yang memberikan “backup” kepada AJ juga belum dapat diverifikasi secara independen. Pihak yang merasa disebut atau Dinas PPO Manggarai memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi atas tudingan tersebut.

Dugaan Politik Praktis Juga Diminta Diverifikasi

Selain persoalan kehadiran di sekolah, warga tetap mempertanyakan dugaan keterlibatan AJ dalam politik praktis pada Pilkades Wajur.

Keberadaan AJ di Desa Wajur pada 29 September 2026 untuk menggunakan hak pilihnya sebagai warga desa, sebagaimana dijelaskan Kornelius, tentu tidak dengan sendirinya membuktikan adanya pelanggaran politik praktis.

Namun, apabila terdapat bukti mengenai aktivitas lain di luar penggunaan hak pilih, termasuk dugaan memengaruhi pilihan masyarakat, hal tersebut perlu diverifikasi berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel