Kepala SDN 1 Karang Bundar Dinilai Arogan dan Dugaan Penyelewangan Dana BOS

Lebih ironisnya lagi, sistem penggajian yang selama ini menggunakan sistem CMS nyaris tidak digunakan oleh kepala SDN 1 Karang Bundar ini.

Penjelasan Kepala Sekolah

Menanggapi sistem CMS yang tidak digunakan di sekolah tersebut, Kepala sekolah yang berinisial ND ini mengatakan bahwa, ”Dengan memberikan gaji kepada mereka (para guru) secara langsung maka di situlah terjalin rasa kekeluargaan dan dapat berkumpul langsung dengan para guru,” terang ND.

”Kami (para guru) ingin sekali gaji kami langsung masuk ke Rekening sebagaimana guru di sekolah lainnya. Tapi apa daya hal itu tidak terjadi, dan pada kami juga kepala sekolah mengharapkan “pengganti uang minyak” walaupun ala kadarnya dan secara terpaksa kami memberikan,” jelas guru dengan nada kesalnya.

Terkait sistem penggajian dengan cara CMS yang belum berjalan sepenuhnya di lingkungan pendidikan, sekretaris Dinas Pendidikan T. Budi Dharma pun ikut merespon.

”Kalo di Dinas pendidikan semua sudah memakai sistem CMS, bila terjadi non CMS mungkin itu dikarenakan sesuatu hal atau lainnya sehingga tidak masuk dalam sistem CMS. Dan, terkait dengan attitude kepala sekolah, pihaknya (dinas) akan memberikan teguran atau peringatan kepada kepala sekolah itu,” ujar Budi mengakhiri.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel