Keluarga Kristiani: Tanda Berkat Tuhan

Berkat Allah itu hadir dan dinyatakan kepada kita, agar dengan kita sanggup alami dan jalani hidup sebagaimana adanya. Kita tak impikan segala sukses, kenyamanan, serta apapun segala apapun yang menyenangkan! Tetapi bahwa dalam segala perjuangan hidup, Allah selalu hadir dalam kuasa dan penyelenggaraanNya.

Tanda berkat Allah hadir dalam diri kita, dalam diri keluarga kita masing-masing adalah bahwa dalam apapun situasi yang dialami, kita selalu kokoh dalam iman. Abraham tak tinggalkan Allah walau dalam situasi yang paling riskan ketika Ishak belum dihadirkan Tuhan baginya. Maria berpasrah pada Tuhan saat ia harus masuk dalam kisah penyerahan diri, “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku seturut perkataanmu itu” (Lukas 1:38). Dan Yusuf pun mesti masuk dalam kisah sulit untuk memutuskan ‘menerima Maria’ sebagai tanda bahwa ia yang lemah mesti diteguhkan oleh berkat Tuhan.

Maka, marilah kita kembali menemukan keyakinan teguh bahwa: keluarga kita masing-masing, persekutuan kita dan diri kita masing-masing adalah Tanda nyata BERKAT TUHAN!

Menjadi Tanda Berkat Tuhan Bagi Sesama

Ketika kita sadar bahwa adalah Berkat Tuhan lah yang memeterai diri dan jalan hidup keluarga, persekutuan dan diri kita masing-masinh, maka kita tentu memiliki ‘nuansa kehidupan penuh berkat.

Iya, semoga kata-kata, sikap, tindakan, dan kehadiran kita selalu menjadi tanda berkat, dan harapan kehidupan bagi dunia dan sesama. Sekiranya ada salah kata, sikap serta eror dalam tindakan maka mohonkanlah maaf dan ampunan penuh kerendahan hati pada sesama. Dan ampunilah sesamamu sekiranya ada salah bicara dan salah gerak laku. Berkat Tuhan pasti hadir dalam ketulusan untuk saling mengampuni.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel