Jumlah Pengungsi Gempa Manggarai Melandai Menjadi 5.799 Jiwa

Ruteng, infopertama.com – Grafik penanganan darurat pasca-gempa bumi di Kabupaten Manggarai mulai menunjukkan tren penataan data yang kian tertata. Berdasarkan rekapitulasi verifikasi posko pengungsian terpadu per 15 September 2026 pukul 19.00 WITA, jumlah pengungsi terdata melandai signifikan menjadi 5.799 jiwa dari 1.725 Kepala Keluarga (KK).

Angka ini terkoreksi cukup tajam dari perkiraan data awal yang sempat menyentuh 12.563 jiwa sebelum dilakukannya penyisiran dan penyelarasan langsung oleh tim verifikasi di lapangan.

Melandainya grafik pengungsi ini terjadi seiring kerja cepat tim gabungan yang berhasil memilah pencatatan ganda serta memetakan pergerakan warga. Sebagian warga terdampak yang rumahnya masuk kategori rusak ringan mulai memilih beraktivitas kembali di pekarangan rumah secara mandiri atau menumpang di rumah kerabat terdekat.

Meski jumlah secara keseluruhan melandai, konsentrasi pengungsi terbanyak saat ini masih berada di beberapa titik strategis, seperti Posko Wotok di Kecamatan Cibal dan Posko Golo Conggo di Kecamatan Reok.

Kendati angka total pengungsi terkoreksi hingga lebih dari separuh, penyaluran bantuan kini berfokus penuh pada penanganan kelompok rentan. Dari total 5.799 pengungsi terverifikasi, tercatat ada 1.969 jiwa yang membutuhkan atensi khusus, meliputi 430 balita, 704 anak-anak, 472 lansia, 243 ibu menyusui, 35 ibu hamil, serta 85 penyandang disabilitas.

Pelandaian jumlah pengungsi ini mempermudah petugas medis dan logistik untuk mendistribusikan kebutuhan spesifik seperti nutrisi bayi, MPASI, serta pemantauan kesehatan intensif bagi lansia.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel