Pesawat N250 Gatotokaca merupakan pesawat buatan Inonesia pertama gagasan B.J Habibie.
4. Bapak Pluralisme (Abdurrahman Wahid)
Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur adalah tokoh Muslim Indonesia dan pemimpin politik Indonesia yang menjadi Presiden ke-4 Republik Indonesia. Lahir di Jombang, Jawa Timur pada 7 September 1940.
Gus Dur mendapatkan julukan Bapak Pluralisme karena beliau memberikan gagasan-gagasan universal mengenai pentingnya menghormati perbedaan sebagai bangsa yang beragam dan lantang dalam membela minoritas.
Salah satu buktinya adalah pencabutan peraturan yang melarang kegiatan adat warga Tionghoa secara terbuka seperti perayaan Imlek.
5. Ibu Penegak Konstitusi (Megawati Soekarnoputri)
Setelah Gus Dur, tongkat estafet pemerintahan Indonesia dilanjutkan oleh Megawati Soekarnoputri yang menjadi Presiden ke-5 Republik Indonesia. Dia lahir di Yogyakarta pada 23 Januari 1947. Dalam sejarah Pemerintahan Indonesia, Megawati tercatat sebagai Presiden wanita pertama di Indonesia.
Beliau juga sebagai pencetus berdirinya Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) dan menyiapkan sistem pemilihan umum (Pemilu) pertama kali. Dengan itu masyarakat Indonesia dapat memilih langsung presiden dan wakil presiden, di samping memilih calon anggota legislatif.
Itulah alasan mengapa Megawati Soekarnoputri dapati julukan Penegak Konstitusi.
6. Bapak Perdamaian (Susilo Bambang Yudhoyono)
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah presiden ke-6 Republik Indonesia kelahiran 9 September 1949 di Pacitan, Jawa Timur. SBY sendiri mempunyai latar belakang militer. Namun ia mengundurkan diri dari karir militernya setelah diangkat menjadi Menteri Pertambangan dan Energi tahun 1999 oleh Gus Dur.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel