Demikian Bupati Manggarai, mengajak PKK, Posyandu dan PAUD agar ikut serta dalam menghadapi dan/atau menjawab beberapa tantangan. Di antaranya, yang pertama soal stunting yang masih ada angka 9 persen atau 2307 orang dari 21 persen pada tahun 2021. Walaupun turunnya banyak tetapi stunting tetap jadi masalah sebelum ada pada angka 0 persen. Karena itu harus serius, tidak boleh kerja main-main dan tidak boleh kerja sendiri-sendiri.
Tantangan berikutnya pada angka kematian ibu dan bayi yang tergolong masih tinggi. Kita harus akui kita gagal dalam mengatasi hal ini tahun 2024. Dan pada tahun ini harus tidak terulang lagi.
Yang keempat, tantangannya soal pergaulan bebas anak-anak kita, meskipun tidak kasat mata tapi terasa. Bahwa, ada yang salah dengan kita punya anak-anak, anak yang baru bertumbuh sebagai remaja ataupun yang sudah masuk masa remaja dan masa dewasa ini ada masalah.
Bagimana mengatasi ini? Saya berpikir bahwa mungkin kita punya anak-anak kurang banyak sibuk karena mungkin tugas sekolahnya tidak terlalu banyak, di sekolah aktivitasnya tidak banyak, di rumah juga aktivitasnya tidak banyak. Bisa juga karena bermedia sosial yang tidak bisa lagi kitaa kendalikan. Tapi setidaknya kita urus yang bisa kita urus. Dan yang bisa kita urus adalah sementara kita sudah kumpulkan para kepala sekolah tingkat SMP, SMA dan SMK gara kita sepakat untuk anak-anak kita kalau sekolah jangan make up, jangan pake lipstik. Karena kalau mereka make up dan pake lipstik kita bingung ini guru atau murid.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







