Cepat, Lugas dan Berimbang

Jaga Kota Super Premium, Polisi Gelar Latihan Menembak di Labuan Bajo

“Ini untuk meningkatkan kemampuan dan kecakapan anggota dalam menembak. Latihan ini juga demi melindungi seluruh warga masyarakat dari tindakan kejahatan yang sewaktu-waktu bisa terjadi di sekitar kita,” kata Orang nomor satu di Polres Manggarai Barat itu.

Latihan menembak tersebut, lanjut Perwira berpangkat AKBP itu, wajib diikuti semua anggota, terutama anggota yang memegang senpi.

AKBP Ari Satmoko, S.H., S.I.K., M.M. menjelaskan, bahwa tugas polisi sangat berat, terutama yang di lapangan. Sehingga dalam bertugas polisi harus memiliki kemampuan dan keterampilan menembak yang baik.

“Tingkat ancaman semakin kedepan semakin berat, pengetahuan dan kemampuan anggota polisi harus diasah terus. Sehingga, polisi dapat menjadi pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat yang baik.” tuturnya.

Alumni Akpol angkatan 2004 itu menyebutkan, penggunaan senpi oleh anggota Polri diatur dalam Perkapolri Nomor 1 Thn. 2009 (Perkap 1/2009) maupun Perkapolri Nomor 8 Tahun 2009 (8/2009) yang menegaskan bahwa penggunaan kekuatan dengan kendali senjata api hanya dapat dilakukan apabila anggota Polri tidak memiliki alternatif lain yang beralasan dan masuk akal untuk menghentikan tindakan pelaku kejahatan atau tersangka.

“Artinya, tindakan penembakan hanya dapat dilakukan sebagai upaya terakhir atau last resort. Dan, tindakan tersebut dilakukan untuk menghentikan pelaku kejahatan atau tersangka yang mengancam jiwa masyarakat maupun petugas,” ujar Kapolres Mabar.

Selain itu, dijelaskan Kapolres bahwa, latihan ini menggunakan senjata laras pendek dan laras panjang. Dengan latihan ini, personel diharapkan dapat mengaplikasikan latihan menembak ini di lapangan secara cepat dan tepat dalam menembak.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN