“Awal saya tidak tanggapi namun dia seperti maksa gitu, merayu saya terus kirim pesan pagi, siang dan sore. Ya dia bilang kalau dia suka dan merayu terus,” ujarnya.
Pada Juli 2022, SKN pernah bersama anaknya pergi ke Indrapura tempat kerabatnya.
Saat itu AMRS memaksa datang dan menemuinya.
Dengan dalih mengajak makan, SKN mengaku jika dia dibawa ke dalam penginapan.
“Pas saya di Indrapura libur anak sekolah dia maksa datang, sudah saya tolak, cuman dia sudah datang saya temui.”
“Rencana ajak makan rupanya dia bawa juga ke penginapan. Dan di situlah awal terjadi semuanya,” kata dia.
Tak hanya sekali, AMRS dan SKN sudah beberapa kali bercumbu asmara layaknya pasangan suami istri sah.
AMRS bahkan mengaku tak khwatir hubungan keduanya diketahui orang lainnya, dan siap untuk menceraikan istrinya dan tinggal bersama SKN.
“Dia itu rayu saya, suka dan siap tanggungjawab bahkan dia itu mau ceraikan istrinya untuk tetap samaku,” ujar SKN.
Namun, apa yang AMRS sampaikan hanyalah bualan.
Merasa sakit hati dan bersalah, SKN lalu menceritakan perselingkuhan itu kepada suaminya, Y.
“Ya saya merasa sudah bersalah dan mengecewakan suami saya padahal dia baik sekali. Karena itulah kemudian saya jujur kepada suami,” kata SKN.
Kasus dugaan perzinahan itu pun telah Y laporkan ke Polres Serdangbedagai.
Kini baik SKN dan AMRS sudah tetapkan sebagai tersangka.
Y mengatakan, menurut pengakuan SKN , mereka sudah tiga kali masuk hotel dan berbuat zina.
Salah satunya di Hotel Graha Sultan Sei Rampah, Kabupaten Serdangbedagai pada Jumat (7/10/2022) lalu.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




