Labuan Bajo, infopertama.com – Predikat Labuan Bajo sebagai kota Super Premium tentu sangat membanggakan. Namun, nyatanya warga Kota Super Premium itu masih kesulitan tuk mendapatkan pelayanan air minum bersih. Ini menjadi suatu yang sungguh ironis, apalagi ketika pemerintah daerahnya masih saja cuek dengan kondisi warga yang kesulitan mendapatkan air minum bersih tersebut.
Keluhan warga yang kesulitan mendapatkan air minum bersih memang bukanlah hal baru di Labuan Bajo, bahkan menjadi ikon kota super premium. Kota Susah air Minum Bersih.
Beruntung, ada pihak kepolisian yang dengan iklas membantu warga mendapatkan air minum bersih. Hal itu itu berawal dari kegiatan Jumat curhat yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Manggarai Barat, Kompol Budi Guna Putra, S.I.K. dengan melibatkan warga di Kampung Nanga Nae, Desa Macang Tanggar, Kec. Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (04/08/2023) lalu.
Banyak hal warga sampaikan dengan bebas dan santai pada kegiatan tersebut. Sebab, suasana yang dibangun tanpa sekat, memberi ruang kepada warga untuk mengeluarkan uneg-unegnya, secara langsung kepada Wakapolres bersama jajaran Polres Manggarai Barat yang hadir.
Mulai dari Abdul Gani, yang mengambil kesempatan pertama setelah dibuka. Dan diketahui, dirinya merupakan Ketua RT 002/RW 001 di Kampung Nanga Nae, Desa Macang Tanggar.
Jaringan perpipan Mubazir
Ia mengeluhkan, selama kurun waktu delapan tahun, ia bersama warga kampung lainnya harus membeli air tangki. Dan, air galon untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan harga per tangki yang dikeluhkan senilai Rp150.000 untuk sekali antar.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






