Hasil Forensik PDFI, Kapolri: Tepis Spekulasi Penyiksaan Brigadir J

Written by

in

,

Jakarta, infopertama.com – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan hasil forensik dari autopsi kedua (oleh PDFI) terhadap jenazah Brigadir J tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan selain senjata api. Sehingga, menepis adanya penyiksaan.

“Pada hari Senin, 22 Agustus yang lalu, Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) telah menyampaikan laporan hasil autopsi kedua. Yang intinya pada saat rilis tidak ada luka-luka selain luka-luka yang berasal dari senjata api,” kata Listyo Sigit dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI di Jakarta, Rabu.

Pernyataan PDFI tersebut, lanjutnya, juga menjawab adanya dugaan tanpa berdasar kenyataan yang menduga Brigadir J mendapat penyiksaan di jalan.

“Apa yang disampaikan oleh Persatuan Dokter Forensik Indonesia ini memperkuat hasil pelaksanaan autopsi pertama yang telah dilakukan oleh kedokteran forensik Polri,” tambahnya.

Sebelumnya, Senin (22/8), Ketua Tim PDFI Ade Firmansyah Sugiharto mengungkapkan terdapat dua luka tembakan fatal di tubuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Tembakan fatal itulah yang mengakibatkan ajudan mantan kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo itu meninggal dunia.

“Ada dua luka yang fatal tentunya. Yaitu daerah dada dan kepala,” kata Ade Firmansyah kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin.

Baca Juga: Tak Puas, Kamaruddin Simanjuntak Berencana Sekolahkan Lagi Tim Dokter Forensik PDFI

Ade menegaskan Tim Kedokteran Forensik bekerja secara independen dalam memeriksa bagaimana arah masuk anak peluru ke dalam tubuh. Dan, bagaimana lintasan peluru keluar dari tubuh Brigadir J. Tim Forensik juga menelusuri tempat-tempat yang berdasarkan informasi keluarga terdapat tanda-tanda kekerasan.

Laman: 1 2

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses