“Idul Fitri adalah saat kita kembali memperkuat tali silahturahmi dan tali persaudaraan sebagai sesama anak bangsa dan sebagai sesama anak-anak yang lahir dari bumi Flobamorata. Dalam perspektif ini Idul Fitri adalah sebuah perayaan kemanusiaan, sebuah ajakan untuk saling memaafkan dan kembali berkumpul bersama. Melalui perayaan Idul Fitri, kita kembali mengukuhkan semangat persaudaraan kemanusiaan (ukhuwwah insaniyah), persaudaraan sesama warga negara (ukhuwwah wathaniyah), dan persaudaraan sesama umat Islam (ukhuwwah islamiyah).” Jelas Gubernur Melki.
Dalam perayaan penuh berkah ini, Gubernur NTT Melki Laka Lena juga mengajak segenap umat muslim NTT, baik yang ada di NTT maupun di luar NTT agar terus memberikan kontribusi untuk membangun daerah ini.
“Perayaan kemenangan dan sukacita hari ini hendaknya dapat membangkitkan terus semangat optimisme dan menjadi daya dorong bagi kita sekalian warga NTT dimanapun berada untuk terus bergandengan tangan dalam membangun Nusa Tenggara Timur yang Yang Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan.” Ajak Melki.
“Izinkan saya atas nama Pemerintah dan Masyarakat NTT menyampaikan mohon maaf lahir dan batin. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT senantiasa memberikan hidayah, kepada kita semua yang sedang membangun diri menuju hari esok yang lebih baik.” Ucap Gubernur Melki Laka Lena mengakhiri sambutannya.
Sementara itu, Ustad H. Ibrahim Imang, selaku Khatib menyebutkan sikap saling menghargai dan menghormati antar sesama merupakan salah satu kunci sukses membangun kehidupan keberagaman dalam Islam.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






