“Membumi dengan budaya, melangit dengan kreativitas. Ini ide tema yang luar biasa. Kemarin kita baru saja memperingati hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dan saya juga berkesempatan menanam pohon bersama para Forkopimda dan mitra kerja lainnya di Penkase – Alak. Hal ini mengajak kita semua untuk selalu menjaga alam dan lingkungan kita,” ucap Gubernur NTT.
“Melalui tema ini juga, kita diajak untuk selalu menghargai dan melestarikan tradisi serta nilai-nilai lokal sebagai dasar identitas dan kebersamaan. Sementara itu, “melangit dengan kreativitas” mengajak untuk mengembangkan potensi diri melalui inovasi dan eksplorasi ide-ide baru yang dapat membawa dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Sebagai Alumni SDK Don Bosko, Gubernur Melki Laka Lena juga mengajak para Alumni untuk terlibat aktif dalam pembangunan sekolah sebagai bentuk kepedulian dan perhatian bagi almamaternya.
“Saya juga dulu almuni SDK Don Bosko III, juga di TK St. Maria Goreti. Dan menurut saya, para alumni harus dipanggil pulang. Ini penting, karena salah satu kekuatan dari sekolah itu adalah alumninya, selain keterlibatan pemerintah dan sektor swasta. Para alumni harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap perkembangan sekolahnya. Dan saya yakini jika alumni kita panggil pulang melalui kegiatan-kegiatan dari sekolah tentu mereka juga akan banyak membantu sekolah, memberi diri untuk perkembangan almamater tercintanya,” jelas Gubernur Melki.
Gubernur NTT juga menyebutkan pihaknya siap berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Kupang dalam membantu mengakomodir kebutuhan sekolah, namun tetap mentaati regulasi yang berlaku.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






