Gelar Pendidikan Politik Gerindra, Selaraskan Persepsi Kepala Daerah Dipilih DPRD

oplus_131072

Saat yang sama, Bonifasius Burhanus dalam sambutannya menyampaikan Pendidikan Politik ini sebagai wadah untuk menyatukan ide dan gagasan serta menyelaraskan persepsi sesama kader pengurus DPC Partai Gerindra Manggarai dari tingkat kelurahan/desa hingga tingkat kabupaten.

Ia pun menekankan bahwa Partai Gerindra serta beberapa Partai lainnya telah bersepakat untuk mengusulkan bahwa kepala daerah sebaiknya dipilih oleh DPRD.

Alasan mendasar apabila kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka bisa menekan cost politik.

“Kita bersama-sama tahu bahwa cost politik/biaya politik untuk pembiayaan Pilkada ini sangatlah besar. Anggaran yang dikeluarkan terus mengalami peningkatan pada setiap pemilu, terakhir 2024 jumlah dana hibah APBD mencapai 37 T lebih untuk membiayai event lima tahunan ini. Partai Gerindra dan beberapa partai lainnya telah mengusulkan agar kepala daerah dipilih oleh DPRD saja. Ini tentu lebih efisien dari sisi penganggaran,” ungkapnya.

Burhanus pun berharap kegiatan Pendidikan Politik bagi kader pengurus ini sekaligus untuk menyelaraskan persepsi tentang dorongan agar kepala daerah dipilih oleh DPRD. Dorongan ini juga memberikan kesempatan bagi kader-kader terbaik partai yang tidak memiliki cost politik untuk mendapatkan kesempatan yang sama menjadi kepala daerah.

“Mari kita bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat terkait usulan ini,” tutup Bonifasius Burhanus.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel