Dorong Gizi Seimbang dan Cegah Stunting Lewat Lomba Cipta Menu B2SA di Langke Rembong

Oplus_131072

Yustina juga menyayangkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola makan yang seimbang dan bergizi, terutama dalam pemanfaatan bahan pangan lokal yang melimpah.

“Fenomena yang terjadi saat ini, konsumsi sayur dan buah masih minim, sementara asupan protein berkualitas juga belum optimal. Di sisi lain, makanan berkadar gula tinggi justru masih dominan dalam konsumsi harian,” tegas Yustina.

Ia juga mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai bagian dari kemandirian pangan keluarga. Menurutnya, dengan mengolah sumber daya lokal secara bijak, masyarakat tidak hanya meningkatkan gizi keluarga, tetapi juga melestarikan kekayaan alam dan budaya pangan lokal.

Yustina menyampaikan bahwa dilatarbelakangi rendahnya kesadaran akan pola konsumsi gizi seimbang di masyarakat, PKK Kecamatan Langke Rembong mengambil inisiatif mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi yang dapat diterapkan dalam pola konsumsi harian keluarga melalui lomba cipta menu tersebut.

Dirinya menegaskan melalui lomba cipta menu ini, masyarakat diharapkan semakin termotivasi untuk mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan yang sehat, aman, dan bergizi seimbang demi menciptakan generasi yang lebih berkualitas.

“Dengan kegiatan ini, kami ingin membangkitkan kesadaran bahwa pangan lokal memiliki potensi besar, baik untuk pemenuhan gizi keluarga maupun nilai tambah ekonomi,” ungkapnya.

Ibu Wakil Bupati Manggarai, Apolonia Ijuk Abu menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya lomba cipta menu B2SA. Ia menyambut baik inisiatif TP PKK Kecamatan Langke Rembong dalam mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya mencegah stunting di tingkat keluarga.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel