Dari Krisis ke Kemandirian: PLN dan Yayasan Papha Salurkan Air Bersih Tiga Dusun di Desa Nubahaeraka

“Dengan capaian ini, maka tiga dusun di Desa Nubahaeraka atau sebanyak 200 penerima manfaat kini telah menikmati akses air bersih yang stabil,” ujar Paul.

Sejalan dengan itu, program bantuan juga mencakup penyelesaian pembangunan jaringan listrik dan pemasangan trafo untuk menggantikan dua unit mesin diesel lama, guna memastikan suplai listrik yang lebih andal dan efisien dalam mendukung operasional pompa air dan sarana publik lainnya.

Pemerintah Desa Nubahaeraka menyatakan kesiapan warga untuk menanggung biaya layanan listrik, mengingat sebelumnya mereka harus membeli air melalui truk tangki dengan harga yang cukup tinggi, bahkan mencapai puluhan ribu rupiah per tangki. Kehadiran air bersih dan listrik yang stabil kini memberikan penghematan biaya serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai langkah keberlanjutan, PLN bersama Yayasan Papha dan Pemerintah Desa akan menggelar pelatihan pengelolaan air minum desa yang mencakup manajemen keuangan, operasional, serta perawatan jaringan, dengan pendampingan dari PDAM. Program ini diharapkan menjadi pijakan menuju pengelolaan mandiri oleh BUMDes atau Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KP-SPAM).

Paul menambahkan, keberhasilan di Desa Nubahaeraka membuka pintu permintaan serupa dari desa-desa lain di sekitar kawasan PLTP Atadei. Berdasarkan arahan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, perluasan jaringan air bersih direncanakan untuk menjangkau lima desa yang selama ini masih terkendala pasokan air, yaitu Nuba Atalojo, Atakore, Lewogroma, Lerek, dan Lusilame.

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses