Bupati Manggarai Tekankan Konsolidasi Pembangunan Daerah Menjelang 2026

Bupati menegaskan agar sejumlah program strategis di tingkat desa terus diperkuat. Program ketahanan pangan yang dikelola BUMDes diharapkan terintegrasi dengan kegiatan peternakan untuk mendorong kemandirian desa. Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) di 77 desa diminta untuk direplikasi dengan mengalokasikan minimal 30 persen Dana Desa bagi pengembangan ekonomi masyarakat.

Selain itu, program digitalisasi desa melalui digitalisasi pengelolaan keuangan desa dan pengembangan website desa diminta untuk terus dikembangkan, termasuk menuju digitalisasi pelayanan publik di tingkat desa. Pemerintah daerah juga mendorong percepatan jaringan internet, pelatihan teknologi bagi perangkat desa, serta pembangunan sistem informasi desa yang terintegrasi.

Bupati juga menekankan pentingnya program pengembangan produk unggulan desa, penguatan desa yang adaptif terhadap perubahan iklim, serta kesiapsiagaan bencana. Setiap desa diminta memiliki peta kerawanan bencana dan tim siaga bencana.

Di bidang kesehatan desa, Bupati meminta perhatian serius terhadap peningkatan layanan dasar, termasuk penanganan stunting. Kepala Desa diminta memastikan peran kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia, Kader Kesehatan Jiwa, dan kader lainnya berjalan optimal, serta pemberian PMT dilakukan melalui koordinasi dengan tenaga kesehatan puskesmas.

“Semua ini harus kita pastikan berjalan dengan baik agar Dana Desa benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa,” pungkas Bupati.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel