Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Wae Rebo, Aleks, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Manggarai terhadap pengembangan pariwisata di kawasan Wae Rebo.
Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi berbagai perubahan dalam pengelolaan destinasi wisata Wae Rebo. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama agar manfaat pariwisata dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
“Pengembangan pariwisata tidak hanya berbicara tentang jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga bagaimana dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat lokal. Karena itu kami berharap dukungan pemerintah terus diberikan, baik dalam peningkatan fasilitas, pelayanan wisata, maupun pemberdayaan masyarakat,” kata Aleks.
Selain persoalan pengelolaan area parkir, pengelola wisata dan masyarakat juga menyampaikan permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai untuk membantu membersihkan material longsor yang menutupi jalur trekking menuju Pos 1 Wae Lomba. Material longsor menumpuk dinilai yang masih menghambat akses wisatawan menuju Desa Wisata Wae Rebo.
Aleks menjelaskan bahwa jalur menuju Pos 1 Wae Lomba merupakan akses utama yang digunakan wisatawan untuk mencapai Wae Rebo. Karena itu, kondisi jalur yang terdampak longsor perlu segera ditangani demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pengunjung.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Manggarai dapat membantu membersihkan material longsor yang masih menutupi jalur menuju Pos 1 Wae Lomba. Akses tersebut sangat penting karena merupakan jalur utama yang dilalui wisatawan menuju Wae Rebo,” ujarnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






