Baterai Saja Perlu Diisi Ulang, Mengapa Kita Memaksa Diri Selalu Kuat?

Akibatnya, kita terjebak dalam ilusi untuk terus berlari kencang, padahal berjalan dengan langkah yang stabil sudah lebih dari cukup. Kita lupa bahwa setiap orang memiliki kapasitas yang berbeda dan menempuh jalannya masing-masing. Tidak setiap hari menuntut tingkat energi yang sama.

Riset dari Sari dkk. (2025) mengenai kelelahan akademik (academic burnout) serta Handayani dan Maryani (2025) tentang burnout pada ibu bekerja sama-sama mengingatkan bahwa kelelahan bukan sekadar urusan “kurangnya kekuatan”. Lingkungan tempat kita berada, bobot tuntutan yang dipikul, dan cara kita memperlakukan diri sendiri semuanya saling memengaruhi.

Lalu, bagaimana cara memulihkan energi di tengah deretan tanggung jawab yang seolah tak pernah usai?

Pertama, kenali sinyal kelelahan lebih awal. Jangan menunggu sampai tubuh jatuh sakit atau emosi meledak-ledak. Jika konsentrasi mulai menurun, diri terasa lebih mudah marah, atau rasa lelah tak kunjung hilang meski pekerjaan telah usai, dengarkan sinyal tersebut. Beristirahat bukanlah tanda menyerah, melainkan strategi agar kita tidak kehilangan kemampuan untuk menjalani hidup dengan baik.

Kedua, izinkan diri untuk tidak sempurna. Tidak apa-apa jika sesekali kita membuat kesalahan, membutuhkan bantuan orang lain, atau menunda tugas yang tidak mendesak. Tidak semua masalah harus tuntas hari ini. Belajar mengatakan, “Saya butuh waktu,” atau “Saat ini saya belum bisa membantu,” adalah bentuk tanggung jawab yang nyata terhadap kesehatan diri sendiri.

Ketiga, jadikan istirahat sebagai kebutuhan, bukan imbalan. Jangan menunggu seluruh pekerjaan selesai baru beristirahat, karena daftar tugas manusia tidak akan pernah benar-benar habis. Luangkan waktu untuk tidur yang cukup, berjalan santai, berbincang dengan orang terkasih, melakukan aktivitas spiritual, atau sekadar menikmati waktu tanpa tuntutan produktivitas. Riset Sousa dan Silva (2025) membuktikan bahwa pemulihan seperti bersantai dan melepas pikiran dari pekerjaan sangat efektif menjaga kesejahteraan diri di tengah tuntutan peran.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel