Bangun Resort di Lahan Bekas Keuskupan, Marriot Terinspirasi Lodok

Kala itu, Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Barat, Yulianus Weng, mantan Kapolri Jendral (Pol) Badrodin Haiti, Kapolres Mabar, serta Forkompinda Kabupaten Manggarai Barat hadir pada moment istimewah itu. Selain mereka, hadir juga perwakilan Mariott International Jakarta dan beberapa pemuka agama dari Gereja Katolik Indonesia.

Kawasan yang akan dibangun di lahan darat dan permukaan laut ini akan menjadi hotel The Luxury Collection ke-119 di seluruh dunia. Serta akan memiliki 66 kamar yang terdiri dari One-Bedroom Villa, Family Villa, Presidential Suite Villa, Sea Villa dan Hotel Suite.

Marriott International sendiri telah mengelola lebih dari 7800 hotel pada 138 negara di seluruh dunia. Dengan berbagai lini brand hotel, termasuk salah satunya adalah lini The Luxury Collection.

“Dengan dukungan Marriot Internasional kami percaya The Luxury Collection Labuan Bajo Resort akan siap menyambut dan memberi pengalaman yang berkesan bagi turis. Serta duta dari seluruh dunia pada akhir 2023″ imbuh Regina.

Sambutan Positif Pemda Mabar

Adapun pembangunan resort dan kawasan ini mendapat sambutan positif dari Pemkab Manggarai Barat. Wakil Bupati, Yulianus Weng, merasa bangga bahwa di masa sulit karena wabah virus Covid-19 ini masih ada pihak yang ingin membangun resort kelas dunia. Apalagi dapat mengusung nama “Labuan Bajo” di mata internasional.

“Selama ini ada banyak pihak yang ingin membangun hotel di Labuan Bajo. Namun hanya ada beberapa pihak yang di kemudian hari akhirnya dapat merealisasikannya,” ujar Yulianus.

Lebih lanjut, Yulianus juga berpesan agar dalam pembangunannya nanti resort ini dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Manggarai Barat. Serta tetap memperhatikan kearifan lokal dan budaya setempat. Tidak perlu takut atau khawatir bila ke Labuan Bajo, penerapan protokol pencegahan Covid-19 sudah maksimal,” tutup Yulianus.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel