Bangun Resort di Lahan Bekas Keuskupan, Marriot Terinspirasi Lodok

Resort
Momen peletakan batu pertama proyek pembangunan The Luxury Collection, Labuan Bajo Resort pada 17 November 2021 lalu (PT Fortuna Paradiso Optima)

Labuan Bajo, infopertama.com – Marriot International akan membangun Resort mewah di atas lahan bekas keuskupan Ruteng. Pembangunan Resort yang akan mulai awal tahun 2022 tersebut mengusung desain pembagian zona. Hal ini terinspirasi dari tradisi “Lodok” miliki masyarakat adat Manggarai.

Tak hanya itu, pengembang juga akan melengkapi dengan fasilitas pendukung. Seperti ruang meeting, fitness center, spa, kolam renang, wedding chapel, dan specialty restaurant. Nantinya, akan menyajikan ragam hidangan Indonesia sebagai ciri khasnya.

Melalui PT Fortuna Paradiso Optima, Indonesia mendapatkan kepercayaan dari konsorsium investor mancanegara. Dan, Marriot Internasional dalam membangun dan mengoperasikan resort kelas dunia di Labuan Bajo, bernama The Luxury Collection Labuan Bajo Resort.

Rencananya, di atas tanah seluas 15.700 m2 bekas milik keuskupan Gereja Katolik Indonesia (Keuskupan Ruteng-Red). Akan bangun sebuah mahakarya yang akan menjadi salah satu resort jaringan operator hotel bertaraf international, Marriot International.

“Kami menyambut baik arahan Bapak Presiden Joko Widodo untuk bahu-membahu mengembangkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata kelas dunia. Kami juga berharap dapat berkontribusi dalam menggerakan perekonomian daerah serta memberdayakan masyarakat Manggarai Barat.” Ujar Regina Mayang Sari, Direktur PT Fortuna Paradiso Optima dalam keterangan resmi tertulis, melansir detikfinance, Minggu (19/12/2021).

Peletakan Batu Pertama

Ketahui, peletakan batu pertama proyek pembangunan The Luxury Collection, Labuan Bajo Resort telah terlaksana pada 17 November 2021 lalu.

Kala itu, Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Barat, Yulianus Weng, mantan Kapolri Jendral (Pol) Badrodin Haiti, Kapolres Mabar, serta Forkompinda Kabupaten Manggarai Barat hadir pada moment istimewah itu. Selain mereka, hadir juga perwakilan Mariott International Jakarta dan beberapa pemuka agama dari Gereja Katolik Indonesia.

Kawasan yang akan dibangun di lahan darat dan permukaan laut ini akan menjadi hotel The Luxury Collection ke-119 di seluruh dunia. Serta akan memiliki 66 kamar yang terdiri dari One-Bedroom Villa, Family Villa, Presidential Suite Villa, Sea Villa dan Hotel Suite.

Marriott International sendiri telah mengelola lebih dari 7800 hotel pada 138 negara di seluruh dunia. Dengan berbagai lini brand hotel, termasuk salah satunya adalah lini The Luxury Collection.

“Dengan dukungan Marriot Internasional kami percaya The Luxury Collection Labuan Bajo Resort akan siap menyambut dan memberi pengalaman yang berkesan bagi turis. Serta duta dari seluruh dunia pada akhir 2023″ imbuh Regina.

Sambutan Positif Pemda Mabar

Adapun pembangunan resort dan kawasan ini mendapat sambutan positif dari Pemkab Manggarai Barat. Wakil Bupati, Yulianus Weng, merasa bangga bahwa di masa sulit karena wabah virus Covid-19 ini masih ada pihak yang ingin membangun resort kelas dunia. Apalagi dapat mengusung nama “Labuan Bajo” di mata internasional.

“Selama ini ada banyak pihak yang ingin membangun hotel di Labuan Bajo. Namun hanya ada beberapa pihak yang di kemudian hari akhirnya dapat merealisasikannya,” ujar Yulianus.

Lebih lanjut, Yulianus juga berpesan agar dalam pembangunannya nanti resort ini dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Manggarai Barat. Serta tetap memperhatikan kearifan lokal dan budaya setempat. Tidak perlu takut atau khawatir bila ke Labuan Bajo, penerapan protokol pencegahan Covid-19 sudah maksimal,” tutup Yulianus.

Penulis: Terry Janu

Editor: Redaksi

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan kami dengan mengikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV