Prof. Nonik dalam karya-karya ilmiahnya menyumbang berbagai gagasan dalam bidang Pendidikan. Khususnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Bidang ini dalam ilmu linguistic merupakan applied linguistic/ lingustik terapan. Bidang ini adalah cabang ilmu linguistic yang menerapkan prinsip lingustik dalam kehidupan sehari-hari. Linguistik terapan juga sebagai studi tentang pembelajaran dan pengajaran bahasa.
Salah satu karya ilmiahnya menarik perhatian saya sebagai seorang yang minat terhadap studi kebudayaan. Prof. Nonik memadukan linguistik terapan (pembelajaran Bahasa Inggris) dan kebudayaan lokal. Karya ilmiahnya ini menggunakan materi-materi lokal untuk meningkatkan prestasi membaca siswa dalam memahami teks. Ini adalah sebuah pemikiran yang inovatif dalam bidang applied linguistic.
Manusia tanpa grafitasi terbukti melalui karya-karya ilmiahnya yang dapat diakses oleh dunia akademik, khusunya mereka yang menggeluti linguistik terapan. Pengukuhan Guru Besar Prof. Nonik ini membuktikan dunia dapat digapai melalui bahasa.
Manusia Berpikir dengan Bahasa: Dedikasi untuk Dunia Pendidikan di Manggarai
Kita tidak dapat membayangkan apa yang terjadi ketika dunia tanpa bahasa. Kita akan kesulitan memahami pesan yang disampaikan seseorang kepada yang lain. Dunia Pendidikan bahkan mungkin tidak ada, teknologi yang kita nikmati sekarang ini juga belum tentu ada. Ayat-ayat suci yang kita baca atau dengar untuk keselamatan umat manusia barangkali juga tidak terjadi.
Prof. Nonik dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang bahasa. bidang yang digelutinya ini, adalah media manusia untuk berkomunikasi. Melalui bahasa, kita saling memahami. Kesalahan dalam berbahasa dapat menyebabkan kesalahpahaman. Salah menangkap bahasa berarti pesan yang diterima terputus. Karena itu bahasa menjadi sangat penting untuk dipelajari.Belajar tentang bahasa berarti belajar tentang dunia. Memahami bahasa juga berarti memahami dunia.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







