Cepat, Lugas dan Berimbang

Anak Kelas 4 SD Diduga Dicabuli Pakliknya, Orang Tua Minta Pelaku Segera Ditangkap

“Kondisi anak saya saat ini sudah sering merenung dan ketakutan karena sering ada ada pihak-pihak yang mengancam. Saat ini anak saya tidak masuk sekolah karena ketakutan dan tarauma,” ujarnya.

Lanjutnya, sudah seminggu lalu kami melaporkan hal ini ke pada Polisi dan kami sangat berharap agar pelaku ditangkap. Dipenjarakan agar dia mendapatkan ganjaran atas perbuatannya.

“Perbuatan pria yang juga pakliknya ini sangat membuat masa depan anak saya menjadi hancur. Sudah pernah ada pertemuan di Kantor Kades Tuntungan II, dimana pertemuan ini membahas hal tersebut. Pakliknya itu sempat meminta maaf kepada saya, sempat dia bilang salah sama saya,” Sebutnya

Diungkapkan Ibu Korban bahwa, pelaku mengakui bahwa dirinya khilaf dan dia sempat berjanji kepada saya agar kasus ini tidak di lanjutkan ke Kantor Polisi. “Sebagai gantinya dia berjanji akan memberikan bantuan kepada anak saya sebesar 1 juta tiap bulan. Dan saya diam mendengar hal tersebut,” tutur Andawiah dengan Mata Berkaca Kaca.

“Sejak suami saya meninggal dunia pada 28 Januari 2020 yang lalu, setiap hari anak saya saya titipkan di rumah Pakliknya si AM. Saya kerja di pabrik opak mulai pagi sampai jam 5 sore. Saya tidak menyangka ini akan terjadi kepada anak dan dilakukan kepada anak saya. Karena dugaan saya pelaku ini juga sebagai pemilik salah satu yayasan ataupun sekolah Taman kanak kanak dan salah satu pengurus rumah yatim yang ada di kampung kami itu,” kata Ibu Korban

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Fathir saat dikonfirmasi melalui Kanit PPA Polrestabes Medan Akp Gabriela, SH mengenai hal tersebut berjanji akan mengecek hal tersebut.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN