Belajar dari Shanghai: Ketika Pertanian Menjadi Ekosistem Kehidupan dan Harapan Baru bagi Manggarai

infopertama.com – Di tengah krisis iklim, menurunnya minat generasi muda terhadap pertanian, dan semakin jauhnya masyarakat dari sumber pangannya, sebuah komunitas pertanian di Shanghai menunjukkan bahwa pertanian masa depan tidak hanya soal menanam dan memanen, tetapi membangun ekosistem kehidupan yang sehat, manusiawi, dan berkelanjutan.

Le Xian Gu Community Farm, yang berdiri sejak 2020 di Desa Haiwan, Kota Zhelin, Shanghai, menjadi salah satu contoh bagaimana pertanian modern mampu mengintegrasikan produksi pangan, konservasi lingkungan, edukasi, rekreasi keluarga, hingga kesejahteraan petani dalam satu sistem yang hidup.

Kunjungan belajar yang difasilitasi oleh Aliansi Organik Indonesia (AOI) itu memberi banyak refleksi bagi peserta dari Indonesia, termasuk Agustinus Pas, staf proyek pengembangan sorgum untuk ekonomi, konservasi, dan gizi.

“Kami berkunjung ke komunitas yang mengatur relasi setara dan saling menguntungkan antara petani, konsumen, pasar, negara, dan pihak pengelola,” ungkap Agustinus.

Menurutnya, hal paling menarik dari komunitas tersebut bukan sekadar teknologi pertaniannya, tetapi bagaimana seluruh pihak membangun komitmen jangka panjang demi keberlanjutan hidup bersama.

Pertanian sebagai Ekosistem Kehidupan

Model pertanian yang dikembangkan di Shanghai bukan sekadar lahan produksi pangan. Pertanian dibangun sebagai ruang publik hijau, pusat edukasi, rekreasi keluarga, sekaligus ruang interaksi sosial yang sehat bagi masyarakat kota.

Le Xian Gu Community Farm menerapkan konsep permaculture farming, yaitu sistem pertanian yang meniru keseimbangan ekosistem alam. Semua unsur di dalam kawasan saling terhubung dan mendukung, mulai dari tanaman, ternak, pengelolaan limbah organik, konservasi air, hingga aktivitas manusia.

Di komunitas itu, kesejahteraan petani ditempatkan sebagai prioritas utama. Negara, mulai dari pemerintah pusat hingga desa, hadir mendukung keberlanjutan pertanian melalui kebijakan, fasilitas, dan penguatan ekosistem produksi maupun pasar.

Hubungan antara petani, konsumen, pengelola, dan pemerintah dibangun atas dasar kepercayaan, loyalitas, dan komitmen jangka panjang. Karena itu masyarakat tetap konsisten menjadi member, membeli produk lokal, dan menjaga keberlangsungan komunitas pertanian tersebut.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN