Cepat, Lugas dan Berimbang

Pengang Tehnik Berhasil Membuat Inovasi Kemasan Tempe Otomatis

Ruteng, infopertama.com – Pengang Tehnik menorehkan inovasi di bidang teknologi tepat guna dengan menciptakan alat pengemas tempe otomatis yang mampu menghasilkan hingga 620 kemasan per jam. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi bagi pelaku UMKM tempe dalam meningkatkan kapasitas produksi secara efisien dan higienis.

Direktur Pengang Tehnik, Nikolaus Budiman Lakar di bengkel miliknya, Jln. Soekarno No 166 Kelurahan Pau, Rabu (18/02) menjelaskan bahwa mesin ini dirancang untuk menggantikan sistem pengemasan manual yang selama ini memakan waktu dan tenaga kerja besar.

“Dengan alat ini, proses pengemasan tempe menjadi lebih cepat, rapi, dan higienis. Satu jam bisa menghasilkan sekitar 620 bungkus dengan ukuran seragam,” ujar pria yang di kenal dengan nama Budi Lakar ini.

Mesin pengemas tempe otomatis ini bekerja dengan sistem terpadu mulai dari proses penarikan plastik, penyegelan (sealer), hingga pemotongan (cutting) kemasan secara otomatis. Pengoperasiannya cukup dilakukan oleh satu orang operator sehingga sangat efisien bagi industri rumahan maupun UMKM.

Selain meningkatkan produktivitas, alat ini juga dirancang hemat energi dan mudah dalam perawatan. Komponen mesin dibuat dari material yang kuat dan tahan lama sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.

Spesifikasi Alat Pengemas Tempe Otomatis

Adapun spesifikasi teknis alat tersebut sebagai berikut:
• Jenis alat : Alat pengemas tempe otomatis
• Kapasitas produksi : 620 kemasan per jam
• Daya listrik penggerak : 125 Watt AC
• Sistem sealer (perekat plastik) : 12 Volt DC
• Fungsi tambahan : Pemotong (cutting) plastik otomatis
• Jumlah operator : 1 orang

Keunggulan lain dari mesin ini adalah fleksibilitas ukuran kemasan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar, baik kemasan kecil, sedang, maupun besar. Hal ini memberi peluang bagi pelaku usaha untuk melakukan inovasi produk dan memperluas jangkauan pemasaran.

Pengang Tehnik
Mesin Pengepakan Tempe karya Budi Lakar

Beberapa pelaku UMKM yang telah mencoba alat ini mengaku sangat terbantu karena waktu produksi menjadi lebih singkat, hasil kemasan lebih rapi, serta risiko kontaminasi dapat diminimalkan karena proses lebih sedikit bersentuhan langsung dengan tangan.

Budi Lakar menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari komitmen Pengang Tehnik untuk terus menghadirkan teknologi tepat guna bagi sektor pangan lokal.

“Kami ingin membantu UMKM agar bisa naik kelas dengan teknologi sederhana, hemat listrik, dan mudah digunakan,” pungkasnya.

Dengan hadirnya alat pengemas tempe otomatis berkapasitas 620 kemasan per jam ini, Pengang Tehnik membuktikan bahwa inovasi lokal mampu memberikan solusi nyata bagi industri kecil dan menengah serta meningkatkan daya saing produk tempe di pasar yang lebih luas.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel