Ruteng, infopertama.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai menegaskan komitmennya mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kebijakan strategis nasional yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga sebagai pengungkit penguatan ekonomi lokal dan perbaikan tata kelola layanan publik.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, dalam rapat evaluasi dan koordinasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Manggarai Tahun 2025 yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Manggarai, Kamis, 4 Januari 2026 lalu.
Bupati menegaskan, rapat evaluasi ini menjadi momentum penting untuk mengidentifikasi berbagai kendala pelaksanaan MBG di lapangan, sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program ke depan.
“Program MBG tidak boleh dipahami sebatas pemenuhan gizi. Program ini harus mampu menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan petani, peternak, dan pelaku UMKM pangan, sekaligus membangun ekosistem pangan sehat yang berkelanjutan di Kabupaten Manggarai,” tegas Bupati.
Ia menambahkan, dengan tata kelola yang baik, MBG dapat menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kemandirian daerah dalam penyediaan bahan pangan lokal.
Korwil BGN Paparkan Cakupan Layanan dan Jumlah Penerima Manfaat
Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Manggarai, Ansgariana Yetri Indriyati, memaparkan bahwa hingga saat ini terdapat 19 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi dan melayani total 41.408 penerima manfaat yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







