Cepat, Lugas dan Berimbang

Soal Dugaan Keracunan Masal MBG di Satar Mese, Dinkes: Masih Dalam Penanganan dan Penelusuran

Ruteng, infopertama.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai melaporkan adanya peningkatan kunjungan pasien dengan dugaan keracunan makanan yang saat ini masih dalam proses penanganan dan investigasi epidemiologi.

Berdasarkan data sementara, jumlah kasus yang teridentifikasi sebanyak 42 kasus, terdiri dari 39 kasus dari Puskesmas Ponggeok dan 3 kasus dari Puskesmas Iteng. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 pasien menjalani perawatan rawat inap, sementara lainnya mendapatkan penanganan rawat jalan.

Kasus yang ditemukan melibatkan berbagai kelompok masyarakat, meliputi ibu hamil, anak balita, anak sekolah, guru, serta orang tua.

Seluruh kasus dilaporkan memiliki riwayat konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di sekolah dan posyandu dengan menu yang sama, yaitu:

Tanggal 10 : Nasi, telur, tempe, kacang panjang, dan salak

Tanggal 11 : Nasi, ayam, labu, dan jagung

Gejala yang paling banyak dilaporkan antara lain diare, nyeri perut, demam, dan sakit kepala.

Kadis Kesehatan Kabupaten Manggarai, Jefrin Haryanto menerangkan, kekinian penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan. Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, kata Jefrin Haryanto bersama tim terkait sedang melakukan investigasi epidemiologi serta pemeriksaan sampel makanan dan spesimen pasien untuk memastikan sumber penyebab kejadian.

“Dinas Kesehatan juga mengantisipasi kemungkinan adanya tambahan kasus yang datang berobat, sehingga seluruh fasilitas pelayanan kesehatan terkait telah disiagakan untuk memberikan pelayanan dan penanganan optimal kepada masyarakat.” Ujar Jefrin Haryanto, Kamis, 12 Februari 2026 malam.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN