infopertama.com – Penelitian-penelitian di Institut Kinsey menyatakan bahwa selama bercinta, persepsi seorang pria pada pasangannya terkait pada kedalaman perasaan intimnya terhadap pasangannya itu. Ini artinya bahwa pria itu memberikan nilai lebih tinggi pada daya tarik jasmaninya jika ia jatuh cinta. Tidak peduli apakah orang lain akan menilai wanitanya seperti Michelin Man ketika ia tak berbusana. Pria akan menilai lebih rendah daya tarik jasmani seorang wanita jika ia benar-benar tidak peduli padanya, bahkan jika wanita itu secara jasmani sangat menawan.
Ketika seorang pria tertarik pada seorang wanita, ukuran pahanya tidak lagi menjadi masalah. Baginya, paha itu sempurna. Hal itu menunjukkan bahwa ketika daya tarik jasmani seorang wanita dinilai tinggi pada pertemuan awal oleh pria, maka hubungan pasangan itu menjadi hangat dan ini merupakan satu bagian penting dari daya tariknya dalam jangka waktu yang lama.
Ini tidak sama dengan daya tarik pria bagi wanita. Penelitian yang dilakukan pada sebuah bar para lajang telah menghasilkan sebuah gambaran tentang masalah ini.
Para peneliti menemukan bahwa semakin malam, maka semakin menarik pula seorang wanita yang ada di dalam bar itu di mata pria lajang. Seorang wanita yang dinilai 5 dari skala 1 hingga 10 pada pukul 7 malam, bisa meninggkat nilainya menjadi 7 pada pukul 10.30 malam dan 8 pada tengah malam; ini karena pengaruh alkohol yang meningkatkan penilaian itu.
Sebaliknya, bagi wanita, seorang pria yang bernilai 5 pada pukul 7 malam, masih tetap bernilai 5 pada tengah malam.
“Bagi wanita, seorang pria yang bernilai lima pada pukul 7 malam akan masih tetap bernilai sama pada tengah malam, walau wanita itu minum terlalu banyak alkohol.”
Alkohol tidak meningkatkan daya tarik seorang pria dan dalam beberapa kasus, bahkan menurunkan nilai mereka.
Wanita masih menilai kesediaan pria sebagai pasangan lebih berdasarkan karakteristik pribadinya dibandingkan dari penampilan jasmaninya, juga dengan menghiraukan pukul berapa dan berapa banyak alkohol yang diminum wanita tersebut malam itu.
Pria menaikkan daya pikat wanita berhubungan dengan kesediaan wanita itu membiarkannya menjadi pendonor sperma profesional.
Apakah yang Berlawanan itu Menarik?
Penelitian-penelitian awal yang dilakukan pada tahun 1962 menemukan bahwa kita tertarik pada orang-orang yang memiliki nilai-nilai, minat, sikap dan persepsi yang sama. Mereka itulah orang-orang yang dapat langsung cocok dengan kita.
Penelitian berikutnya memperlihatkan bahwa para kekasih memiliki kesempatan yang lebih besar dalam membina hubungan jangka panjang dengan persyaratan seperti itu juga. Namun, terlalu banyak kesamaan bisa juga menciptakan kebosanan. Kita harus cukup berbeda untuk membuat hubungan kita menarik dan untuk melengkapi kepribadian kita sendiri, walau tidak perlu mengubah gaya hidup kita.
Seorang pria yang tenang, misalnya, mungkin akan tertarik pada seorang wanita yang ceria dan seorang wanita yang pencemas mungkin akan terpikat pada pria yang santai.
Berbeda itu Menarik
Perhatikan penelitian atau jajak pendapat apa saja tentang apa yang menarik perhatian kita secara jasmani pada lawan jenis. Maka Anda akan melihat bahwa kita lebih suka pada orang yang berlawanan keadaan jasmaninya dengan kita sendiri.
Pria yang bertubuh kekar dan rata lebih suka wanita dengan kelembutan dan lekuk tubuh. Pria lebih suka wanita dengan pinggul lebar, pinggang ramping, tungkai jenjang dan dada bulat semua keadaan yang tidak mungkin mereka miliki. la lebih suka dagu dan hidung yang lebih mungil dan perut rata, juga, karena dirinya biasanya memiliki yang sebaliknya.
Wanita juga lebih suka pada hal-hal yang berlawan dari diri pria, termasuk bahu yang lebih lebar, pinggul yang lebih sempit, tungkai lebih tebal dan lengan yang lebih kuat serta dagu dan hidung yang lebih berisi.
Namun ada beberapa pengecualian yang menarik. Beberapa penelitian, misalnya, telah menemukan pria yang tidak minum alkohol lebih suka pada wanita dengan dada lebih kecil, sedangkan wanita dengan dada besar menyukai pria yang berhidung kecil. Pria dengan hidung besar biasanya berteman dengan wanita berdada rata. Pria yang lebih pendiam lebih suka wanita berdada sangat besar.
Perbandingan Pinggul ke Pinggang merupakan Kuncinya
Jika Anda melihat pada selera pria dari abad ke abad, maka Anda akan melihat bahwa mereka telah terkagum-kagum pada segala yang besar dan berdaging seperti pada abad ke-16, hingga ke peragawati yang sekurus pensil dan super model yang tampak seperti tangkai asparagus.
Satu hal yang masih tetap utuh adalah perbandingan pinggul ke pinggang wanita yang tidak pernah gagal menarik perhatian pria. Wanita dengan perbandingan pinggul ke pinggang seperti 70%, ukuran pinggang dibandingkan dengan pinggulnya 7:10, memperlihatkan kesuburan tinggi dan lebih sehat daripada wanita lainnya.
Dr. Devendra Singh dari Universitas Cambridge meneliti pria dan wanita dari berbagai kebangsaan untuk mengetahui bahwa mereka telah secara tidak sadar mempelajari informasi tentang perbandingan tersebut sejak zaman kuno. Sekarang informasi tersebut telah terpasang di otak mereka.
Kabar baik bagi wanita adalah jika ukuran pinggang Anda berkisar antara 67% hingga 80%. Anda masih akan mendapatkan perhatian pria walau berat badan Anda kelebihan 5 hingga 10 kilo karena lekuk pinggang itulah kriterianya. Sebagai bonus, wanita dengan perbandingan seperti itu juga dinilai oleh pria sebagai seorang wanita yang jenaka, seksi, sehat dan cerdas. Wanita dengan perbandingan lebih tinggi, yaitu dengan pinggang tebal, dipandang sebagai wanita yang penuh perhatian dan setia. Sedangkan wanita yang terlalu kurus dianggap ambisius dan agresif.
“Wanita di mana pun lebih suka pria berbokong kecil dan sempit, walau hanya sedikit wanita yang mengerti mengapa.”
Wanita masih tertarik pada pria berbentuk tubuh V. dengan bahu lebar, pinggang sempit dan lengan kuat, yang merupakan persyaratan asli sebagai seorang pemburu. Dagu yang kuat, hidung dan alis juga menarik karena memberikan pria kesempatan yang lebih besar menahan pukulan pada kepala bagian depan.
Wanita di mana pun juga lebih suka bokong pria yang kecil dan sempit, walau hanya sedikit yang tahu mengapa mereka menganggapnya menarik. Kita adalah satu-satunya primata yang memiliki bokong menonjol dengan kegunaan ganda. Pertama, membantu kita berdiri tegak. Kedua, memastikan pria untuk dapat memberikan dorongan kuat ke depan selama bersenggama, sehingga meningkatkan kemungkinan pembuahan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp ChanelÂ
Â



