Cepat, Lugas dan Berimbang

DP3A Gelar Sosialisasi Cegah Kekerasan Anak di Desa Jaong

Oplus_131072

Ruteng, infopertama.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Manggarai terus menggalakkan edukasi perlindungan anak melalui kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak yang digelar di Desa Jaong, Kecamatan Satarmese, Jumat (14/11/2025).

Dalam kegiatan ini, DP3A menggandeng Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Manggarai sebagai mitra strategis untuk memberikan pemahaman hukum dan pendekatan perlindungan anak yang komprehensif.

Peserta kegiatan melibatkan unsur masyarakat seperti kader Posyandu, guru, RT/RW, ibu-ibu PKK desa, tokoh masyarakat, hingga anggota Karang Taruna.

Kepala Bidang Perlindungan Anak Susana Surya Sukut, S. Kep., Ns., menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap isu kekerasan anak.

Ia menambahkan, edukasi ini terus digencarkan agar masyarakat mampu mengenali bentuk-bentuk kekerasan, memahami langkah pencegahan, dan terlibat aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

“Kita ingin semua orang paham, bisa mengenali tanda-tanda kekerasan, tahu cara mencegahnya, dan mau terlibat aktif. Baik itu orang tua, guru, maupun warga sekitar, semua punya peran untuk ciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi semua pihak, khususnya keluarga dan satuan pendidikan, dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak di tingkat desa.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif yang terus digalakkan oleh DP3A Manggarai dalam menekan angka kekerasan terhadap anak, yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kecenderungan meningkat. Melalui pendekatan langsung ke desa-desa, DP3A berharap pesan-pesan perlindungan anak dapat menjangkau lapisan masyarakat paling bawah.

Dalam sesi pemaparan, tim Unit PPA Polres Manggarai memberikan materi terkait jenis-jenis kekerasan terhadap anak, mekanisme pelaporan, serta penanganan awal yang harus dilakukan masyarakat saat menemukan indikasi kekerasan.

Partisipasi aktif warga menjadi salah satu indikator positif dari kegiatan ini. Para peserta tampak antusias mengikuti diskusi, menyampaikan pertanyaan, hingga berbagi pengalaman seputar isu perlindungan anak di lingkungan mereka.

DP3A terus optimis melakukan sosialisasi serupa secara berkelanjutan di berbagai wilayah di Kabupaten Manggarai sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjamin hak-hak anak dan menciptakan lingkungan yang ramah terhadap anak.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel