infopertama.com – Pada bulan suci Ramadan, penting bagi umat muslim untuk memperhatikan asal-usul kurma yang dibeli. Ciri kurma Israel kini menjadi perhatian banyak konsumen karena sebagian produk, termasuk kurma Medjool, diproduksi di Israel, bahkan beberapa dari perkebunan yang kontroversial.
Selama bulan puasa, kurma menjadi makanan yang identik dengan tradisi berbuka puasa umat Muslim. Namun, meningkatnya solidaritas terhadap Palestina membuat banyak konsumen lebih selektif dalam memilih produk.
Sebelum membeli, penting memahami informasi terkait ciri-ciri kurma Israel, daftar merek yang diharamkan MUI, serta cara mengeceknya. Yuk, Bunda simak artikel di bawah ini untuk mengetahui panduan lengkapnya!
Ciri-ciri kurma Israel
Berikut beberapa ciri yang bisa membantu Bunda untuk mengenali kurma yang berasa dari Israel, agar lebih cermat saat berbelanja yang dikutip dari laman Boycott, Divestment, Sanction (BDS) dan Islamic Human Right Commision.
1. Barcode awalan 729 pada kemasan
Kurma Israel biasanya memiliki barcode yang diawali dengan angka 729. Kode ini menandakan bahwa produk tersebut berasal dari Israel, biasanya tercetak di bagian belakang kemasan.
2. Tercantum nama perusahaan eksportir Israel
Periksa keterangan perusahaan eksportir pada kemasan. Beberapa nama yang sering muncul antara lain Medjool Plus, Carmel Agrexco, Mehadrin, dan Hadiklaim.
3. Kurma Medjool dari Israel perlu dicek asal produksinya
Tidak semua kurma Medjool berasal dari Israel. Namun, penting bagi Bunda untuk memeriksa identitas produsen yang tercantum di kemasan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






