1.344 Pengungsi Gempa Manggarai Bertahan di 17 Posko, Pembangunan 200 Huntara Dikebut

* Anak-anak: 107 jiwa

* Lansia: 79 jiwa

* Ibu Menyusui: 32 jiwa

* Penyandang Disabilitas: 9 jiwa

* Ibu Hamil: 5 jiwa

Sebaran kelompok rentan terbesar berada di Posko Wancang Desa Ladur dengan 96 jiwa, Posko Kadutu Dusun Dosi Desa Salama sebanyak 70 jiwa, serta Posko Teber Desa Beamese sejumlah 59 jiwa.

Pendataan Kerusakan Bangunan Capai 31.651 Unit

Berdasarkan hasil Verifikasi dan Validasi (Verval) data kerusakan fisik rumah warga di 12 kecamatan, total bangunan terdampak mencapai 31.651 unit. Rincian tingkat kerusakan terdiri dari:

* Rusak Berat: 2.071 unit

* Rusak Sedang: 5.500 unit

* Rusak Ringan: 6.948 unit

* Rusak Ringan (< 20%): 17.132 unit

Wilayah dengan tingkat kerusakan rumah terbanyak berada di Kecamatan Reok Barat (4.489 unit), Kecamatan Wae Ri’i (4.346 unit), Kecamatan Cibal (4.019 unit), dan Kecamatan Reok (3.824 unit).

Selain data Verval, pendataan tambahan melalui mekanisme Uji Publik turut mencatat 5.253 unit fasilitas masyarakat terdampak (380 rusak berat, 896 rusak sedang, 908 rusak ringan, dan 3.069 rusak ringan < 20%).

Progres Pembangunan 200 Unit Huntara

Sebagai langkah konkret memberikan tempat tinggal sementara yang aman dan layak bagi korban bencana, pemda bersama BPBD menggelar percepatan pembangunan 200 unit Hunian Sementara (Huntara).

Alokasi unit huntara disebar di 4 kecamatan terdampak utama:

* Kecamatan Wae Ri’i: 88 unit

* Kecamatan Ruteng: 71 unit

* Kecamatan Reok: 28 unit

* Kecamatan Langke Rembong: 13 unit

Hingga 1 Oktober 2026, sebanyak 5 unit huntara dilaporkan telah rampung 100 persen dan siap dihuni, yakni di Desa Satar Ngkeling (2 unit), Desa Salama (1 unit), Desa Baru (1 unit), serta Desa Compang Carep (1 unit).

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel