Ketua Harian Pramuka Manggarai saat media ini temui di dapur umum mengakui adanya insiden nasi basi itu. Ia menjelaskan, ini persoalan miskomunikasi saja.
“Dari dapur yang sama kita makan makanan yang sama. Pada saat itu mereka mungkin melihat (mencium) aroma dari beras itu berbeda. Hanya itu saja sebenarnya.” Tutur Kon Mitang.
Kata Kon Mitang, inikan suaranya anak-anak, kemudian mereka sampaikan kepada pembina. Pembinanya sampaikan kepada saya. Makanya tadi saya langsung ke sana.
“Kita ini makan beras yang sama, mungkin saja ketika mereka (Panitia Petugas Masak) memindahkan ke sana itu nasi itu mereka tambahkan saja ke tempat nasi sebelumnya yang masih ada (nasi sisa).” Jelasnya lagi.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







