Baca Juga: Lahir 2 Guru Besar dan Deretan Lektor Kepala, Unika Ruteng Terus Pacu Mutu Pendidikan Tinggi
Bidang kajian ini sekaligus memperkuat posisi Unika St. Paulus Ruteng dalam pengembangan ilmu sosial-keagamaan yang kontekstual dan relevan dengan tantangan masyarakat plural di kawasan timur Indonesia.
Syukur, Bukan Prestasi Personal
Menanggapi penetapan jabatan Profesor tersebut, Uskup Maksimus Regus menyampaikan rasa syukur yang mendalam.
“Saya bersyukur kepada Tuhan dan Bunda Maria atas anugerah Guru Besar ini. Capaian ini tidak berdiri sebagai prestasi personal, melainkan buah dari dedikasi dan komitmen institusional,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi peran LLDikti Wilayah XV yang secara konsisten mendorong penguatan karier akademik melalui tridarma perguruan tinggi.
Baca Juga: Pengukuhan Guru Besar Profesor Hieronimus Jadi Kebanggaan Seluruh Rakyat dan Pemda Manggarai
“Saya berterima kasih kepada LLDikti XV atas dorongan berkelanjutan bagi insan akademik di wilayah ini untuk terus bertumbuh,” ujarnya.
Unika St. Paulus Ruteng sebagai Rumah Akademik
Uskup Maksimus menegaskan bahwa Unika St. Paulus Ruteng memegang peran penting dalam perjalanan akademiknya.
“Pengakuan ini terutama merupakan pengakuan atas dedikasi Unika Santu Paulus Ruteng dalam dunia pendidikan tinggi dan pencerdasan publik di kawasan ini,” tegasnya.
Ia juga menyebut dukungan berkelanjutan dari Dewan Pembina Yayasan, Ketua Yayasan, Rektor, jajaran struktural, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta perhatian khusus dari Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, yang konsisten memotivasi pengembangan akademisi Katolik.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel


