Cepat, Lugas dan Berimbang

Unika Cetak 1.304 Sarjana Baru, Fabi Abu Ingatkan Soal Panggilan Moral dan Tantangan Intelektual

– Inovatif berarti menghadirkan kebaruan yang memberi manfaat, bukan sekadar mengikuti arus.

– Adaptif adalah kemampuan menyesuaikan diri dengan cepat dan tepat terhadap perubahan sosial, teknologi, dan budaya yang begitu dinamis.

-Era post truth adalah zaman di mana kebenaran sering dikaburkan oleh popularitas, dan kejujuran bisa dikalahkan oleh algoritma. Karena itu, Anda dituntut menjadi penjaga nurani dan akal sehat, benteng moral sekaligus intelektual bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Fabianus menyebutkan bahwa Inovasi tidak berarti meniadakan nilai-nilai luhur yang telah lama menjadi pedoman masyarakat. Perubahan sejati adalah perubahan yang akomodatif, yang mampu menghargai masukan, kearifan, dan tradisi hidup di tengah komunitas.

“Inilah wujud sikap humanis, menempatkan sesama sebagai mitra sejajar, saling mendukung dan memperkaya. Seperti ungkapan klasik Homo homini socius-manusia adalah sahabat bagi sesamanya, maka setiap kebaruan yang kita ciptakan haruslah berakar pada semangat kebersamaan dan kemanusiaan.

Era digital menuntut literasi teknologi yang mumpuni. Anda, generasi Z, adalah penggerak utama zaman ini. Maka, jadilah penengah di tengah arus informasi yang kadang menyesatkan. Bedakan fakta dari hoaks, lawan ujaran kebencian, dan sebarkan pengetahuan tentang transformasi digital: dari e-book hingga e-commerce, dari media sosial hingga platform pembelajaran daring.

“Saya yakin, bekal ilmu, pengalaman, dan semangat penelitian yang Anda peroleh di Unika St. Paulus Ruteng akan menjadi modal kuat untuk menghadapi tantangan dan berkontribusi bagi Manggarai, Indonesia, dan dunia.”

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN