Lebih dari itu, universitas memiliki tugas mulia untuk terus mengembangkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian, tegas Fabianus Abu, bukan hanya untuk kepentingan akademik, tetapi juga untuk menghadirkan solusi nyata bagi kesejahteraan bersama.
Melalui penelitian, universitas diharapkan untuk:
Menghasilkan inovasi yang menjawab persoalan lokal, mulai dari pertanian, kesehatan, pendidikan, hingga lingkungan hidup.
Menjadi pusat lahirnya gagasan yang berakar pada kearifan budaya Manggarai, sehingga ilmu pengetahuan tidak tercerabut dari nilai-nilai lokal.
Mendorong kebijakan pembangunan berbasis bukti, agar setiap langkah pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
“Dengan demikian, penelitian di Lembaga universitas adalah jembatan antara ilmu pengetahuan dan kesejahteraan rakyat, sekaligus cahaya yang menuntun pembangunan daerah menuju masa depan yang lebih manusiawi.”
Demikian Fabianus Abu, hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Anda (Wisudawan/ti) akan memasuki dunia yang berbeda dari ruang kuliah-dunia nyata yang menuntut ketangguhan, kepekaan, dan kemampuan beradaptasi.
Panggilan Moral Vs Tantangan Intelektual
Ia menuturkan, tema wisuda tahun ini Adalah, “Membangun Daya Kritis, Inovatif, dan Adaptif Gen-Z dalam Menghadapi Era Post Truth”, adalah panggilan moral sekaligus tantangan intelektual untuk membangun beberapa sikap intelektual, antara lain:
– Daya kritis menuntut Anda untuk memilah kebenaran dari manipulasi, fakta dari hoaks, dan logika dari sekadar opini.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







