Dalam arahannya, Bupati Hery Nabit mengapresiasi Kinerja Petugas dalam merealisasikan penerimaan PBB tahun 2025 yang secara umum lebih baik dari tahun sebelumnya dengan tren yang cukup baik, baik untuk tahun bersangkutan maupun tunggakan tahun-tahun sebelumnya.
Ia menyebutkan bahwa kontribusi kelurahan terhadap total ketetapan PBB adalah 59% (3,3 miliar dari 5,6 miliar), namun realisasi dari kelurahan hanya 50% (2,2 miliar dari 4,4 miliar total realisasi).
Kondisi Keuangan Daerah
Lebih lanjut, Bupati Manggarai Herybertus Nabit menerangkan kondisi keuangan daerah semakin sulit dari tahun ke tahun, terutama pada tahun 2025 dan tahun-tahun berikutnya.
Pola anggaran berubah menjadi pola “uang sedikit” dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang masih memiliki surplus. Artinya, jika pada tahun 2025 kita mengenal istilah efisiensi karena di awal anggarannya banyak, namun dalam perjalanan diminta tuk lakukan efisiensi. Tetapi tahun ini (2026) dan tahun-tahun berikutnya polanya bukan efisiensi lagi, tetapi “uang sedikit”.
Hal penting lain yang dijelaskan Hery Nabit soal pendapatan APBD harus langsung dialokasikan untuk belanja. Namun, ketidakpastian pendapatan dapat menyebabkan belanja tidak berjalan.
Strategi Peningkatan Penerimaan PBB
Dalam kaitan untuk peningkatan penerimaan PBB ada beberapa strategi yang harus dilakukan, beberapa di antaranya:
Edukasi Masyarakat: Pentingnya mengedukasi masyarakat tentang kewajiban membayar pajak, terlepas dari ketidaksukaan terhadap pemerintah atau perjanjian atau persoalan pribadi antara subjek pajak dengan petugas lapangan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







