Ia mengatakan, sumber dana bantuan tersebut berasal dari penggalangan bersama DPP/DKP dan OMK, para donatur Rp2.337.000, serta dukungan Kas Paroki sebesar Rp30.000.000.
Proses penyaluran akan dilakukan di 90 Kelompok Basis Gereja se-Paroki Hati Kudus Yesus Golowelu. Tim yang terlibat terdiri dari DPP/DKP, OMK, pengurus wilayah, dan relawan.

“Kami turun langsung agar bantuan sampai ke tangan umat,” kata Saverinus.

Agar bantuan tidak tumpang tindih, paroki melakukan pendataan dan verifikasi secara terkoordinasi dengan pengurus wilayah serta lembaga lain yang turut menyalurkan bantuan.
Koordinasi dan keterbukaan, kata dia, menjadi kunci untuk menghindari terjadinya tumpang tindih bantuan, alias menumpuk pada satu keluarga, sementara keluarga lain belum mendapat perhatian.
Pendampingan Rohani dan Pesan Iman
Selain bantuan materi, paroki juga memberikan pendampingan rohani melalui kunjungan pastoral, doa bersama, perayaan Ekaristi, ibadat, penguatan iman, serta mendengarkan keluh kesah umat.
“Kehadiran Gereja bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga penghiburan dan kekuatan,” ujarnya.
Saverinus berharap musibah ini menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan kepedulian. Ia menegaskan gerakan ini tidak berhenti pada tanggap darurat.
“Bantuan awal fokus pada kebutuhan mendesak. Ke depan pendampingan akan terus kami evaluasi. Jika masih ada yang butuh pemulihan, paroki akan melanjutkan bersama umat dan donatur,” katanya.
Harapan: Bangkit Bersama
Menutup, Saverinus menyampaikan harapan agar masyarakat Manggarai Barat tetap kuat dan saling menopang di tengah duka.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












