Tag: Kabupaten Karawang

  • Viral Penggrebakan Oknum Ustadz Bersama Istri Orang, Nitizen: Dagingnya Harum, Tidak Haram

    Viral Penggrebakan Oknum Ustadz Bersama Istri Orang, Nitizen: Dagingnya Harum, Tidak Haram

    Karawang, infopertama.com – Video Penggrebakan kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang Oknum Ustadz bersama istri orang yang dikenal sebagai pengajar di Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang viral di media sosial dan jadi perhatian publik, Kamis, 26 Maret 2026.

    Pria berinisial RS, yang dikenal masyarakat sebagai ustadz dan aktif mengajar mengaji di Dusun Jamantri, Desa Sabajaya, diduga menjalin hubungan dengan seorang perempuan berinisial EE yang diketahui masih berstatus sebagai istri orang lain dan tinggal di wilayah Desa Gempolkarya.

    Peristiwa tersebut terungkap setelah pihak keluarga dari perempuan memergoki keduanya sedang berada bersama di sebuah lokasi. Momen tersebut sempat direkam dan kemudian memicu penggerebekan oleh pihak keluarga dan warga sekitar.

    Situasi di lokasi sempat dipadati warga yang datang setelah mengetahui kejadian tersebut. Suasana sempat memanas karena warga meluapkan kemarahan secara verbal kepada kedua terduga pelaku.

    Setelah kejadian itu, keduanya diamankan dan dibawa ke Polsek Tirtajaya untuk pemeriksaan awal. Selanjutnya, kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Karawang untuk penanganan lebih lanjut.

    Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan perzinahan tersebut.

    Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena terduga pria dikenal sebagai tokoh agama di lingkungan tempat tinggalnya.

    Video yang diunggah di IG inipun langsung dibanjiri komentar warganet. Mayoritas mengecam perilaku oknum Ustadz dan pasangan selingkuhannya.

    Laman: 1 2

  • Imbas Soda Api 5 Kali Racuni Warga, Bupati Karawang Ancam Tutup PT Pindo Deli

    infopertama.com – Warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang keracunan gas produksi caustic soda atau suda api dari PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills, Sabtu (20/1/2023).

    Sejumlah korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit.

    Bupati Karawang, Aep Syaepuloh yang mendengar kabar tersebut pun langsung mendatangi para korban di RS Rosela Karawang.

    Ia juga mengancam bakal menutup operasional produksi caustic soda atau soda api tersebut.

    Aep menuturkan, ternyata kejadian ini tak hanya sekali. Sudah lima kali warga keracunan gas produksi soda api.

    “Sementara kami menolong korban keracunan,” ujar Aep seperti mengutip TribunJabar.id.

    Ia juga bakal meminta pertanggungjawaban dari perusahaan setelah kejadian ini.

    “Setelah itu tentu kami minta pertanggungjawaban perusahaan,” lanjut Aep.

    Aep pun mengancam, apabila perusahaan tak bisa memberikan jaminan keamanan terhadap warga, maka pabrik bisa ditutup.

    “Jika perusahaam tidak bisa memberikan jaminan keamanan, warga kami tidak akan ragu untuk menutup,” kata Aep.

    Ia menambahkan, total ada ratusan warga yang alami keracunan akibat kebocoran tersebut.

    “Ada 140 warga sekitar PT Pindo Deli yang mengalami keracunan akibat kebocoran. Tentunya ini masalah serius yang harus kami tangani,” katanya.

    Ia pun berharap, warga yang terdampak bisa segera lekas pulih dan kembali ke rumah.

    Sementara itu, seorang warga, Nanik (53), warga Dusun Gempol, Desa Kutamekar mengalami keracunan sekira pukul 19.00 WIB.

    Saat itu ia hendak membeli sayuran. Di tengah perjalanan, ia mencium bau yang menyengat.

    Laman: 1 2