Tag: Jumlah ODGJ di Manggarai

  • DPRD Manggarai Desak Pemerintah Serius Tangani Kasus ODGJ

    DPRD Manggarai Desak Pemerintah Serius Tangani Kasus ODGJ

    Ruteng, infopertama.com – Anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Largus Nala, mengingatkan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam menangani masalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sebagai prioritas pembangunan sosial.

    Menurutnya, tingginya angka ODGJ di daerah ini merupakan persoalan serius yang membutuhkan perhatian mulai dari pendampingan hingga pengobatan rutin.

    Data terakhir menunjukkan bahwa di Kabupaten Manggarai terdapat sekitar 715 orang ODGJ yang teridentifikasi, dengan penanganan di pusat rehabilitasi yang bekerja sama dengan Pemkab setempat.

    Largus menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu menyusun data yang lebih rinci secara by name by address agar intervensi bisa lebih tepat sasaran.

    “Pemerintah juga perlu mengidentifikasi keberadaan ODGJ ini. Kalau bisa by name by address,” kata Largus.

    Ia juga mendorong agar pemerintah daerah aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat guna memeroleh dukungan anggaran dan kebijakan dalam merespon masalah kesehatan jiwa secara inovatif dan berkelanjutan.

    Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Paulus Peos, menilai banyaknya jumlah ODGJ di daerah tersebut merupakan kondisi yang sangat mengkhawatirkan.

    Ia menyebut bahwa fasilitas yang ada, seperti Pusat Rehabilitasi dan Klinik Gangguan Jiwa Renceng Mose, belum mampu menangani lonjakan pasien yang begitu besar.

    Menurutnya, keberadaan psikiater menjadi kebutuhan mendesak karena masih ada harapan kesembuhan bagi para ODGJ.

    “Karena bagaimana pun juga, masih ada harapan untuk bisa menyembuhkan. Karena itu kehadiran psikiater hal yang dibutuhkan,” tuturnya.

    Laman: 1 2 3

  • Ngeri! Bertambah 10 Temuan ODGJ di Manggarai, Ada yang Usia Anak-Anak

    Ruteng, infopertama.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai mengungkapkan ada peningkatan temuan kasus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) selama 3 bulan pertama tahun 2023.

    Peningkatan temuan kasus ODGJ itu diungkapakan oleh Gabriel Amir, SKM.M.Kes Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kab. Manggarai, saat temui di ruangannya, Senin, 27 Maret 2023.

    Ia mengungkapkan, kekinian jumlah ODGJ di Kabupaten Manggarai totalnya 725 orang, ada tambahan 10 temuan baru.

    “Selama tahun 2022, jumlah ODGJ itu ada 715 orang. Pada tahun 2023 ini mulai Januari sampai hari ini jumlahnya 725 orang. Ini bukan peningkatan kasus tapi peningkatan temuan kasus di 25 FKTP pada 12 kecamatan, 171 desa/ kelurahan.” Jelas Gabriel.

    Gabriel menyebutkan, dari total ODGJ itu, yang pasung ada 42 orang dan yang mendapat perawatan pengobatan 487 orang. Sedangkan yang lainnya sedang diupayakan untuk lakukan pengobatan. Pada intinya, kata Gabriel semuanya mendapat pelayanan dari dinas kesehatan.

    Penyebaran tertinggi pasien ODGJ di Kabupaten Manggarai, lanjut Amir terdapat di Kecamatan Satar Mese sebanyak 113 orang, Kecamatan Ruteng 86 dan Langke Rembong 84 orang. Kecamatan Rahong Utara 79 orang, Kecamatan Satar Mese Barat 73 orang, Kecamatan Satar Mese Utara 65 orang.

    Sedangkan, di kecamatan Cibal 47 orang, Kecamatan Reok 36 orang dan Kecamatan Cibal Barat 32 orang. Berikutnya, di Kecamatan Reok Barat 24 orang dan Kecamatan Lelak 22 orang.

    Ia menambahkan, dari total 725 kasus ODGJ berdasarkan pada jenis kelamin, paling banyak adalah laki-laki dengan jumlah 376 dan perempuan sebanyak 349 orang.

    Laman: 1 2