Ruteng, infopertama.com – Hari ini, Sabtu, 19 Februari 2022 saya mengikuti ekaristi di Katedral Ruteng. Ini jadi ekaristi pertama saya di Gereja Katedral Ruteng. Maklum, sebab saya bukan umat paroki Katedral, tapi saya masih umat Katolik.
Sebelum masuk gereja megah milik umat Katolik sekeuskupan Ruteng itu, di depan gereja sudah tersedia tempat cuci tangan dan pengukur suhu. Dua barang itu menandakan bahwa gereja sangat mematuhi anjuran pemerintah soal protokol kesehatan. Salut.
Saya agak kwatir ketika melakukan pengecekan suhu. Kwatir jika suhu saya melebihi batas normal. Sekalipun, saya merasa badan saya tidak bermasalah. Kwatir saja sebab dua jam sebelumnya, saya berada di dekat para pelajar dari Rahong Utara yang terkonfirmasi positif Covid-19. Untungnya, semuanya normal, petugas membolehkan saya masuk rumah Tuhan.
Duduk di Lantai Atas Tempat Anggota Koor
Masuk di sisi kiri pintu, mengikuti umat lainnya. Langkah kaki saya mengikuti seorang pria paruh baya. Saya menaiki beberapa anak tangga, dan tibalah saya di lantai dua yang berhadapan dengan Altar Tuhan. Duduk bersama anak-anak, yang belakangan saya ketahui mereka siswa-siswi dari SDK Ruteng VI.
Bangku panjang dalam gereja itu hanya boleh buat tiga orang. Tidak boleh lebih. Kalau paksa kan malu diliatin anak-anak lain. Sejak dari luar gereja hingga dalam gereja benar-benar menjalankan protokol kesehatan ketat. Semua bermasker. Lengkap sudah.
Di tempat ini, saya duduk di bangku agak belakang, di tempat paling tinggi. Jangkauan pandang sangat luas hingga meja Altar yang kelihatan kecil dari jarak saya duduk.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







