“Aspal 5 stengah meter, eksisting dengan lebar 3 meter, bahu kiri kanan rabat beton setengah meter. Kemudian ada saluran di spot tertentu dengan pasangan batu yang membutuhkan pasangan batu.”
Kendati dengan sosialisasi itu, Nur Indah menyampaikan jika masyarakat tengah mendukung akan progam itu
“Terhadap program ini, respon warga itu sangat baik sekali, apalagi kita ketahui bahwa pengusulan ini seluruh indonesia karena kondisi jalan di daerah masih membutuhkan perhatian. Namun satu-satunya yang mendapatkan penanganan di tahun 2025 adalah kabupaten Manggarai.”
Ia berharap, agar pekerjaan ini bisa berjalan lancar, sehingga kedepan pihaknya akan mengusulkan kembali soal penanganan selanjutnya ke Pemda.
Hal ini guna melanjutan dari penanganan yang sudah ada, sehingga jalu Dintor-batas kabupaten yang 11 kilo bisa terbangun.
Sementara Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Manggarai Jon Bosco menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat telah yang merespon cepat usulan dari Pemkab Manggarai, melalui Dinas PUPR kabupaten Manggarai.
“Peran besar pemkab melalui dinas PUPR kabupaten Manggarai, yang mengusulkan serta merencanakannya juga adalah dinas PUPR kabupaten, hanya proses tender dan pelaksanaannya oleh pemerintah pusat (IDJ). Setelah selesai, pihak satuan kerja akan menyerahkannya ke pemkab Manggarai,” ungkapnya.
Selanjutnya kata dia untuk menyelesaikan sampai ke perbatasan akan tergantung usulan Pemkab Manggarai lagi di tahun selanjutnya.
Terpisah, Alosius Kalu perwakilan warga desa Wongka di wilayah kerja proyek itu mengapresiasi atas kehadiran paket proyek jalan itu.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











