Situs Asing Bakal Melelang Cagar Alam Widi di Halmahera Selatan Tuk Jadikan Resor

Pihak pelelang juga menyinggung peran masyarakat setempat yang tinggal di pulau utama. Mereka dijanjikan manfaat dari pelatihan keterampilan dan berbagai kesempatan kerja. Beberapa akan jadikan sebagai penjaga hutan dan bergabung dengan tim ahli konservasi internasional.

“Pusat Konservasi Cagar Alam Widi akan memimpin program penelitian mutakhir termasuk penandaan, pelacakan, dan pemantauan spesies ikonik dan terancam punah. Memulai salah satu misi konservasi dan pembangunan berkelanjutan yang paling penting dari satu generasi,” sambung pernyataan Sotheby’s.

Sementara, Charlie Smith, wakil presiden eksekutif Sotheby’s Concierge Auctions untuk Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, mengungkapkan dengan jelas harapannya atas pelelangan itu. “Semua miliuner bisa memiliki pulau pribadi. Tapi hanya satu yang bisa memiliki kesempatan eksklusif tersebar di lebih dari 100 pulau,” ujarnya dalam pernyataan resmi, sebagaimana mengutip dari CNN.

Bantahan Jubir Kemenkomarves

Cagar Alam Widi
Peserta mancing sedang menyiapkan alat pancing untuk lomba hari kedua. Foto: (Hairil Hiar/Liputan6.com)

Para penawar lelang diminta menaruh deposit sebesar 100ribu dolar AS. Meski terkesan murah, biaya pemeliharaan dan infrastruktur sangatlah tinggi. Menurut Stacy Fischer Rosenthal, residen perusahaan perjalanan kelas atas Fischer Travel Enterprises, kepada CNN, hal itulah yang membuat kepemilikan sebuah pulau menjadi mahal.

“Banyak pulau tidak memiliki struktur yang ada, dan beberapa pemilik tidak hanya harus membangun rumah. Tetapi juga memasang pipa ledeng, listrik, dan infrastruktur lainnya jika mereka ingin tinggal di sana. Tambahkan ke transportasi itu, biaya terbang makanan dan staf masuk dan keluar. Dan, memiliki sebuah pulau bisa menjadi sangat mahal dengan sangat cepat,” ujarnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel